headline9.com, BANJARBARU – Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Kota Banjarbaru meluncurkan dua program inovasi untuk meningkatkan efektivitas tata kelola sekaligus memperkuat kinerja organisasi, Rabu (16/9/2026).
Dua inovasi tersebut yakni Program Pengelolaan Penerimaan secara Terintegrasi di RSD Idaman (PINTER RSDI) dan D’Cafe atau Dialog Capaian Aparatur Fokus Evaluasi. Peluncuran berlangsung di Aula Manajemen RSD Idaman.
PINTER RSDI diluncurkan Direktur RSD Idaman dr Danny Indrawardhana, MMRS, sedangkan D’Cafe diperkenalkan Kepala Bagian Tata Usaha RSD Idaman Budi Yulistianto, S.Sos.
Danny mengatakan, peluncuran PINTER RSDI dirangkai dengan Workshop Implementasi PINTER RSDI yang diikuti unsur terkait dalam pengelolaan penerimaan rumah sakit.
“Kegiatan ini juga diisi dengan pemaparan mengenai pentingnya digitalisasi seluruh proses penerimaan, materi total billing dan close billing pasien umum rawat inap, serta demonstrasi SIMRS pada proses penerimaan,” ujarnya.
Menurutnya, digitalisasi proses penerimaan menjadi bagian penting dalam memperkuat pengelolaan internal rumah sakit agar lebih terintegrasi dan mendukung efektivitas pelayanan administrasi.
Sementara D’Cafe dihadirkan sebagai ruang dialog untuk membahas capaian aparatur sekaligus menjadi bagian dari proses evaluasi di lingkungan RSD Idaman.
Danny menilai kedua inovasi tersebut memiliki peran berbeda namun saling mendukung dalam penguatan tata kelola organisasi. PINTER RSDI berfokus pada digitalisasi proses penerimaan, sedangkan D’Cafe mendorong komunikasi dan evaluasi terhadap kinerja aparatur.
“Kehadiran kedua program tersebut menjadi langkah manajemen dalam memperkuat pengelolaan internal melalui digitalisasi proses penerimaan serta membangun budaya evaluasi dan komunikasi yang mendukung peningkatan kinerja organisasi,” pungkasnya.







