Headline9.com, BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mendorong pemerintah kabupaten mengusulkan desa potensial untuk mengikuti Program Swasembada Ekonomi Hijau dan Ketahanan Pangan Terintegrasi (SEHATI) dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.
Kepala Bidang Pengembangan Kawasan Perdesaan DPMD Kalsel, Masrai Zulzai Subkhi, mengatakan program tersebut bertujuan memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan ekonomi desa melalui pengembangan potensi lokal.
“Pemerintah kabupaten kami harapkan aktif mendorong desa mengusulkan program dan kegiatan sesuai kebutuhan serta potensi masing-masing,” ujarnya, Senin (7/9/2026).
Menurutnya, SEHATI direncanakan menyasar sekitar 5.500 desa di Indonesia. Program ini mencakup pengembangan sumber pangan dan protein, pengelolaan sampah, serta pengolahan produk unggulan desa.
Namun, desa yang diusulkan harus mengikuti proses seleksi. Karena itu, DPMD Kalsel telah menyampaikan informasi program tersebut kepada Dinas PMD kabupaten/kota dan tenaga ahli pemberdayaan masyarakat desa.
Di Kalsel, kawasan perdesaan prioritas nasional berada di tiga kabupaten, yakni Tanah Bumbu untuk agropolitan, Banjar untuk agro-minapolitan, serta Tabalong untuk agro-wisata dan hortikultura.
Meski demikian, desa di luar kawasan prioritas tetap berpeluang mengikuti seleksi. “Kami berharap seluruh kabupaten mendorong desa-desa potensial untuk mengusulkan program agar memiliki kesempatan mendapatkan SEHATI,” kata Masrai.







