Search
Close this search box.
  1. Home
  2. »
  3. Featured
  4. »
  5. Abah Habib Dja’far bin Ahmad Assegaff Beri Restu Mada –…

Abah Habib Dja’far bin Ahmad Assegaff Beri Restu Mada – Ferry

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit
Mada Teruna dan Ferryansyah bersama Abah Habib Dja'far Assegaff dan Habib Syech Ba'bud di Murung Kenanga

HEADLINE9.COM, MARTAPURA – Dua birokrat ikut mewarnai pilkada Banjar 2020. Keduanya maju melalui jalur perseorangan. Pasangan ini ada Mada Teruna dan Ferryansyah.

Mada saat ini ASN aktif menjadi Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Banjar sedangkan Ferry Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Banjar.

Majunya dua kandidat ini langsung dijodohkan oleh Habib Dja’far bin Ahmad bin Muhammad Assegaff yang biasa disapa Abah Habib. Keduanya didorong langsung oleh Abah Habib menjadi pasangan dan akhirnya bersedia merebut suksesi kepemimpinan Banjar akan datang. Tagline nya lebih sejuk yaitu  Mari Membangun Negeri, Mari akronim nama Mada dan Ferry.

“Saya sendiri yang menjadi ketua tim pemenangan Mari Membangun Negeri. Mulai kemarin sudah kita buat korlap-korlap,” kata Abah Habib kepada Radar Banjarmasin, kemarin.

Mada – Ferry kata Habib Dja’far Assegaff diminta bahkan diperintahkan maju oleh ulama dan habaib di Kabupaten Banjar. Di pundak birokrat ini Kabupaten Banjar harus lebih baik dan bisa membawa aspirasi tuan guru, ulama, habaib, santri dan para pendiri Banjar. Kemudian menjadikan Kabupaten Banjar yang bersahabat.  Kepala daerah Banjar akan datang, terang Dja’far harus jadi sahabat semua masyarakat.

BACA JUGA :  Penjajakan Koalisi Nasdem dan Demokrat di Pilkada Banjar

Sedangkan Mada Teruna mengakui bila perintah maju bersama Ferryansyah tersebut langsung dari lisan Abah Habib. Relawan sahabat membangun negeri sudah mendaftarkan user atau operator Sistem Informasi Calon (Silon) ke KPUD Banjar Selasa 10 Desember 2019 lalu.

“Kami juga minta bimbingan teknis untuk mengisi aplikasi Silon dengan dukungan masyarakat agar sinkron dan lancar,” ujar Mada Teruna.

Disinggung statusnya sebagai ASN dan pejabat Negara, Mada bersedia menanggalkan semua atribut pemerintah tersebut bila ditetapkan oleh KPU Banjar. dirinya menerima seluruh konsekuensi pilihan politik apalagi yang memerintahkan maju adalah para guru yang menjadi orang tua angkatnya.

“Apa pun aturannya, harus saya ikuti. Status sebagai pegawai negeri pun akan saya tanggalkan demi mengikuti perintah para tuan guru,” kata Mada Teruna, kemarin.

BACA JUGA :  Puncak Peringatan HKG PKK, Zairullah Sebut Bangun Negara Mulai Keluarga 

Terpisah, Anggota KPU Banjar Abdul Muthalib menjelaskan,  maju melalui jalur perseorangan semakin dipermudah. Bahkan, pasangan Mari Membangun Negeri telah mendaftarkan operator untuk mengisi sistem informasi calon atau silon. Nantinya, berisi isian data pendukung pasangan bakal calon kepala daerah.

Sesuai ketentuan KPU, dibutuhkan minimal 35.237 KTP atau 8,5 persen dari jumlah pemilih. Surat pernyataan dukungan beserta fotocopy KTP elektronik atau minimal surat keterangan yang dikeluarkan oleh Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan setempat.

Dari berbagai informasi yang berhasil dihimpun, Abah Habib atau Dja’far Assegaff adalah tokoh sentral yang sangat berpengaruh di Kabupaten Banjar. beliau sosok di belakang layar dan sangat berjasa membawa beberapa kandidat maju dan berhasil menjadi kepala daerah di Banjar. hampir semua kandidat berusaha meraih restunya.

Baca Juga