Hari Pertama PSBB, Diberikan 45 Teguran Lisan ke Pengendara

Pemeriksaan pengendara yang melalui Jalan Taruna Praja menuju Jalan Amaco

HEADLINE9.COM, BANJARBARU – Hari pertama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), di kota Banjarbaru, nampak masih banyak pengendara roda 2 dan roda 4 di jalanan. Seperti di kawasan simpang empat Jalan Karang Anyar Kota Banjarbaru, pada sore hingga jelang buka puasa, Sabtu (16/05).

Perwira pengendali pos 2 PSBB simpang empat Jalan Karang Anyar, Alis mengatakan, hari pertama PSBB berjalan lancar dan tertib, dalam pengecekan tersebut pun masih beberapa ditemukan pengendara yang tidak mematuhi aturan atau protokol kesehatan dalam berkendara.

“Ada 45 teguran secara lisan bagi pengendara yang tidak mematuhi aturan atau protokol kesehatan dalam berkendara, sementara tidak ada teguran tertulis yang diberikan kepada pengendara,” ujar nya.

Meski tidak ada sanksi khusus bagi pelanggar, petugas akan melakukan teguran dan imbauan kepada pengendara terkait protokol kesehatan dalam berkendara.

Lanjut Alis, menambahkan teguran yang diberikan seperti tidak menggunakan masker, duduk masih berdekatan bagi pengendara roda empat dan juga berboncengan yang bukan satu atap rumah bagi kendaraan roda dua.

“Kami pun membagikan masker kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker, setelah itu juga kami melakukan pengecekan suhu tubuh kepada pengendara roda dua maupun roda 4,” Jelasnya

Pihaknya pun tak hanya melakukan pengecekan tetapi sekalian menghimbau kepada pengendara sekaligus mensosialisasikan bagaimana seharusnya protokol kesehatan dalam berkendara, terlebih untuk saat ini.

Sementara, berdasarkan pantauan Headline9.com di lapangan, dihari pertama PSBB dilakukan volume kendaraan di sejumah ruas jalan cenderung menurun. Meski begitu, tidak menampik jika di waktu- waktu tertentu volume kendaraan akan meningkat.

“Sementara untuk pagi hari volume kendaraan menurun, dan biasanya akan kembali meningkat saat sore atau menjelang buka puasa, meski begitu lalu lintas tetap aman dan lancar,” Katanya.

BACA JUGA :  Menjelang Haul Abah Guru Sekumpul, Drainase Di Jalan Sekumpul Mulai Dibersihkan.

Kemudian lanjut, untuk petugas gabungan pun terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP dan Dishub. Sehubungan dengan pelaksanaan PSBB yang dilakukan selama 24 jam, maka petugas dibagi menjadi tiap 12 jam berganti di posko.

Perlu diketahui upaya penerapan PSBB ini sebagai langkah serius pemerintah dalam memutuskan mata rantai penularan virus corona atau covid-19. Apalagi dengan melihat perkembangan penyebaran covid-19 hingga saat ini.

Penulis : Putri