Kemarau dan Kering-Keringnya, Wanita Tani Harum Bunga Hasilkan Sayur Organik

HEADLINE9.COM, MARTAPURA – Dalam rangka mendukung kelompok Wanita Tani “Harum Bunga” di Desa Labuan Tabu, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar Pemerhati Petani Organik Khairudin memberikan pembelajaran.

Bimbingan khusus kepada para wanita tani dalam bertanam palawija yang baik, dengan cara organik alias tanpa Pupuk Kimia.

“Yang jelas ini kegiatan mereka ini mempunyai konsep bertanam palawija dengan baik tanpa kimia dan bekap oleh pemerintah, ”katanya.

Wakil ketua komisi 4 DPRD Banjar itu juga menuturkan, sebagai percontohan sebanyak 45 anggota kelompok wanita tani itu menanam berbagai komoditas di lahan seluas 1 hektare di Desa Labuan Tabu.

 

“Target kita sebagai percontohan kita menanam 7 sampai 10 komoditas di lahan 1 hektare ini, ada terung, cabai, pepaya, timun, terung asam, kacang panjang, dan okra, ”ujarnya

Khairudin berharap, setelah program ini berjalan dengan baik nantinya ibu-ibu yang tergabung dalam kelompok wanita tani ini akan membuka kebun sendiri. Sementara saat ini masih dilakukan secara gotong royong.

“Ke depannya nanti kita carikan pemasaran dan permodalan. Pangsa pasar sayuran organik bisa diserap oleh perhotelan, “ucapnya.

Sementara antusias masyarakat yang tergabung dalam kelompok wanita tani itu sangat luar biasa. Mereka setiap harinya secara bergantian merawat kebun bersama.

Lebih menakjubkan, meski di bulan kemarau, sayuran yang ditanam dapat tumbuh dengan bagus.

“Saya mengapresiasi antusias wanita tani. Bergantian mereka merawat kebun bersama Dan ini juga menjadi satu tantangan, di mana saat musim kemarau mereka berhasil menanam sayuran dengan bagus dan buahnya juga sangat bagus,”pungkasnya.(sairi)