headline9.com, KANDANGAN – Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan H M Syarifuddin menghadiri puncak peringatan Milad ke-51 Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Selatan di Pondok Pesantren Dalam Pagar (Dalpa), Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Senin (27/7/2026) malam.
Mengusung tema “Menyisir Sejarah dan Tokoh MUI untuk Menapak Tantangan Zaman”, kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara MUI dan pemerintah daerah sekaligus mengenang perjalanan organisasi dalam membina umat di Kalimantan Selatan.
Puncak peringatan ditandai dengan peletakan simbol angka 51 dan pemotongan nasi tumpeng Astakona oleh Sekdaprov Kalsel H M Syarifuddin yang mewakili Gubernur H Muhidin, Ketua Umum MUI Provinsi Kalsel KH Ahmad Syairazi, serta Bupati Hulu Sungai Selatan H Syafrudin Noor.
Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Sekdaprov, Muhidin menyampaikan apresiasi atas kiprah MUI selama 51 tahun sebagai mitra pemerintah dalam membangun kehidupan keagamaan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, mengembangkan ekonomi syariah, serta menjaga persatuan bangsa.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, kami mengucapkan selamat Milad ke-51 kepada Majelis Ulama Indonesia. Semoga terus menjadi cahaya bagi kemajuan umat dan kehidupan kebangsaan,” ujar Syarifuddin membacakan sambutan gubernur.
Menurutnya, MUI memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah yang tidak hanya berorientasi pada kemajuan ekonomi, tetapi juga membentuk masyarakat yang beriman, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian sosial.
“Sinergi antara ulama, umara, dan seluruh elemen masyarakat perlu terus diperkuat agar pembangunan daerah melahirkan masyarakat yang beriman, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” katanya.
Muhidin juga berharap MUI terus memperkuat dakwah yang menyejukkan, meningkatkan pembinaan generasi muda, memperluas literasi keagamaan di era digital, serta menjaga persatuan umat.
“MUI diharapkan terus memperkuat dakwah yang menyejukkan, memperluas pembinaan generasi muda, meningkatkan literasi keagamaan di ruang digital, serta memperkokoh persatuan umat,” tuturnya.
Pada kesempatan itu juga diserahkan MUI Awards 2026 kepada MUI kabupaten/kota berprestasi. MUI Kota Banjarbaru meraih penghargaan sebagai MUI Paling Efisien dan Inovatif, MUI Kabupaten Hulu Sungai Selatan sebagai MUI Paling Potensial dengan Dukungan dan Pengelolaan Dana Terbesar, MUI Kabupaten Hulu Sungai Utara sebagai MUI Paling Ulet, MUI Kabupaten Barito Kuala atas Adaptasi Digital Terluas, serta MUI Kabupaten Kotabaru sebagai MUI Paling Tangguh.
Penghargaan juga diberikan kepada pemerintah daerah dengan dukungan dana hibah tertinggi kepada MUI, yakni Kabupaten Hulu Sungai Selatan sebagai terbaik, Kabupaten Tapin peringkat kedua, serta Kabupaten Balangan dan Kota Banjarmasin di peringkat ketiga.
Bupati Hulu Sungai Selatan H Syafrudin Noor mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya sebagai tuan rumah puncak Milad ke-51 MUI Provinsi Kalimantan Selatan.
“Merupakan kehormatan bagi Hulu Sungai Selatan menjadi tuan rumah puncak Milad ke-51 MUI Provinsi Kalsel,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum MUI Provinsi Kalimantan Selatan KH Ahmad Syairazi mengatakan rangkaian milad meliputi pemetaan kapasitas organisasi MUI kabupaten/kota, ziarah ke makam tokoh MUI, hingga pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis.
Ia menegaskan penilaian dalam MUI Awards difokuskan pada penguatan kelembagaan organisasi, bukan kepada sosok ulama.
“Yang dinilai bukan ulamanya, tetapi organisasinya agar semakin baik dalam melayani umat,” katanya.
Menurutnya, sinergi antara MUI dan pemerintah perlu terus diperkuat agar berbagai program keumatan dapat berjalan semakin optimal.
“Kami berharap sinergi MUI dan pemerintah semakin kuat untuk melayani umat,” pungkasnya.






