BerandaBanjarKarhutla Banjar Capai 1.192 Hektare, Bupati Pantau Titik Api di Sungai Tabuk

Karhutla Banjar Capai 1.192 Hektare, Bupati Pantau Titik Api di Sungai Tabuk

Headline9.com, MARTAPURA – Luas lahan terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Banjar sejak status siaga darurat ditetapkan mencapai 1.192 hektare. Di tengah penanganan yang masih berlangsung, Bupati Banjar H Saidi Mansyur turun langsung memantau titik karhutla di Jalan Pematang Panjang, Kecamatan Sungai Tabuk, Jumat (4/9/2026) sore.

Saidi bersama BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), serta unsur terkait memantau lahan yang terbakar di belakang permukiman warga. Kawasan tersebut ditumbuhi semak belukar, galam dan akasia, serta terdapat pemakaman sehingga bara berpotensi kembali memicu api.

Tim gabungan berhasil mengendalikan api. Saidi juga ikut melakukan pembasahan pada lahan yang masih mengeluarkan asap untuk memastikan bara tidak kembali menyala.

BACA JUGA :  Dugaan Kasus Keracunan Makanan Genap Sepekan, Korwil MBG Kabupaten Banjar Minta Maaf

“Ini juga akan kita pantau terus sampai nantinya asap tidak ada lagi terlihat di titik api yang ada di sekitar permukiman warga ini,” ujar Saidi.

Menurutnya, penanganan di lokasi tidak mudah karena aliran api sulit dijangkau dan berbeda dengan kebakaran di lahan terbuka. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus memantau titik api, khususnya yang berada dekat permukiman.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar Wasis Nugraha mengatakan, 1.192 hektare merupakan akumulasi lahan terdampak sejak status siaga darurat bencana kabupaten ditetapkan pada 15 Juli 2026.

Penanganan juga terkendala kondisi vegetasi dan karakteristik lahan gambut. Bara dapat bertahan di dalam tanah meski api di permukaan telah dipadamkan.

BACA JUGA :  Sebulan, Ribuan Telpon Masuk di Call Center 112

“Lahan gambut itu kita padamkan sekarang, bisa jadi besoknya nyala lagi, karena mungkin airnya kurang meresap ke dalam. Tapi itu tantangan kita,” kata Wasis.

Meski karhutla masih terjadi di sejumlah titik, kondisi udara Kabupaten Banjar dalam tiga hari terakhir mulai membaik dan berada pada kategori sedang. Kondisi ini lebih baik dibandingkan empat hingga lima hari sebelumnya ketika kabut asap cukup pekat, terutama pada pagi hari.

Wasis juga menyebut tren kejadian karhutla dalam beberapa hari terakhir mulai menurun. Namun, penanganan tetap dilakukan secara maksimal untuk mencegah api dan asap kembali mengganggu warga.

- Advertisment -
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
headline9.com
headline9.com
headline9.com
headline9.com
headline9.com
headline9.com
headline9.com
- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular