BerandaTapinFestival B2SA Tapin Jadi Ajang Kreativitas Olah Pangan Lokal

Festival B2SA Tapin Jadi Ajang Kreativitas Olah Pangan Lokal

headline9.com, RANTAU – Festival Pangan Lokal B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman) Tingkat Kabupaten Tapin Tahun 2026 digelar di Sekretariat PKK Tapin, Senin (24/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ajang bagi peserta menunjukkan kreativitas dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi berbagai menu yang sehat, bergizi, menarik dan aman dikonsumsi.

Ketua TP PKK Kabupaten Tapin Hj Faridah mengatakan festival tersebut tidak hanya bertujuan mencari pemenang, tetapi juga menjadi sarana meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah pangan lokal.

“Ini bukan hanya ajang perlombaan. Tetapi juga menjadi wadah untuk belajar, meningkatkan keterampilan dan berbagi pengalaman dalam mengolah pangan lokal,” ujarnya.

Menurut Faridah, pola konsumsi pangan B2SA perlu terus dikenalkan kepada masyarakat. Pemenuhan kebutuhan gizi keluarga, kata dia, tidak harus bergantung pada satu jenis bahan pangan.

BACA JUGA :  TMMD ke-128 Kodim 1010/Tapin Resmi Dibuka, Perkuat Sinergi Bangun Desa

Pemanfaatan bahan pangan lokal juga dapat mendukung ketahanan pangan daerah. Kabupaten Tapin dinilai memiliki beragam potensi pangan lokal yang dapat diolah menjadi menu bernilai gizi sekaligus menarik bagi masyarakat.

Karena itu, kreativitas dalam mengolah pangan lokal perlu terus dikembangkan agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan menu sehat.

“Bagaimana pangan lokal ini bisa menjadi hidangan yang sehat, menarik, bervariasi dan disukai keluarga. Ini yang harus terus kita kembangkan,” katanya.

Festival tersebut diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tapin bekerja sama dengan TP PKK Kabupaten Tapin.

BACA JUGA :  ASN Tapin Diminta Jadi Teladan, Wabup Juanda: Jangan Khianati Nilai Pancasila

Faridah mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan, mulai dari Dinas Ketahanan Pangan, tim juri, peserta, pendamping hingga pihak lainnya.

Ia juga meminta peserta mengikuti perlombaan dengan menjunjung tinggi sportivitas dan memanfaatkan kegiatan sebagai sarana bertukar pengetahuan serta pengalaman.

“Junjung tinggi sportivitas. Yang paling penting, ilmu dan kreativitas yang didapat dari kegiatan ini bisa dibawa pulang dan diterapkan di keluarga maupun masyarakat,” pesannya.

Faridah berharap Festival Pangan Lokal B2SA dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan cakupan kegiatan yang terus dikembangkan.

Menurutnya, pengenalan pangan B2SA sekaligus pemanfaatan bahan pangan lokal perlu terus didorong agar masyarakat semakin memahami pentingnya pola konsumsi sehat dan beragam.

- Advertisment -
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
headline9.com
headline9.com
headline9.com
headline9.com
headline9.com
headline9.com
headline9.com
headline9.com
- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular