Headline9.com, MARTAPURA – DPRD Kabupaten Banjar menyetujui alokasi Rp1,4 miliar dari APBD Tahun 2026 untuk pengadaan alat pelindung diri (APD) bagi relawan pemadam kebakaran di Kabupaten Banjar.
Dukungan anggaran tersebut menjadi perhatian Komisi I DPRD Kabupaten Banjar, seiring meningkatnya aktivitas relawan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Banjar, Amiruddin, mengatakan alokasi anggaran telah dibahas dengan mempertimbangkan kebutuhan relawan di lapangan.
“Berdasarkan itu pemerintah daerah langsung mengucurkan anggaran,” katanya usai menghadiri penyerahan bantuan APD di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar, Senin (14/9/2026).
Menurut politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut, APD ini memang diperuntukkan bagi relawan pemadam kebakaran se-Kabupaten Banjar untuk menunjang keselamatan dan kesiapsiagaan saat menjalankan tugas di lapangan. “Ini merupakan dukungan kita kepada mereka, khususnya saat sedang menghadapi Karhutla,” ujarnya.
Selain APD, Komisi I juga mengusulkan anggaran Rp1 miliar dalam APBD Murni 2027 untuk pengadaan mesin pompa bagi barisan pemadam kebakaran (BPK) di Kabupaten Banjar.
“Kita coba usulkan lagi di APBD Murni 2027 untuk pengadaan mesin pompa untuk BPK se-Kabupaten Banjar sebesar Rp1 miliar,” kata Amiruddin.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Banjar H Saidi Mansyur menyerahkan 350 unit jaket pelindung serta dukungan operasional bahan bakar minyak (BBM) senilai Rp50 juta bagi relawan pemadam kebakaran.
Ketua Bumi Selamat Rescue (BUSER) 690 Banjar, M Hasan Hamdan, mengapresiasi dukungan tersebut. Menurutnya, bantuan operasional dapat membantu mobilitas relawan saat melakukan pemadaman, terutama ketika menghadapi kendala teknis di lapangan.
Bantuan yang bersumber dari CSR PT Baramarta itu diharapkan turut memperkuat kesiapan personel dalam menangani Karhutla maupun kebakaran lainnya.
Reporter: Riswan | Editor: Nasrullah







