headline9.com, BANJARBARU – PT Air Minum Intan Banjar (Perseroda) menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk menjaga ketersediaan dan kelancaran pasokan air bersih kepada pelanggan selama musim kemarau.
Langkah tersebut dilakukan untuk menghadapi potensi penurunan debit sumber air, perubahan kualitas air baku, serta kebutuhan masyarakat yang tetap tinggi.
Direktur PT Air Minum Intan Banjar menyampaikan, upaya menjaga pelayanan dilakukan melalui penguatan sumber air baku, optimalisasi proses pengolahan, pemeliharaan jaringan distribusi, serta pemantauan operasional selama 24 jam.
Salah satu langkah yang ditempuh adalah mengoperasikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Sungai Tabuk dengan kapasitas 100 liter per detik. Fasilitas ini diharapkan dapat memperkuat ketersediaan air baku untuk wilayah Sungai Tabuk, Beruntung Baru, dan Tatah Makmur.
Selain itu, perusahaan mengoptimalkan proses pengolahan dengan menyesuaikan metode produksi terhadap kondisi kualitas air baku selama musim kemarau. Penyesuaian tersebut dilakukan agar proses pengolahan air bersih tetap berjalan optimal.
Pada sisi distribusi, Intan Banjar melakukan pengaturan dan pemantauan jaringan untuk menjaga kelancaran aliran air hingga ke pelanggan. Keandalan jaringan menjadi perhatian penting, terutama ketika terjadi perubahan kondisi sumber air.
Pemantauan operasional juga dilakukan selama 24 jam. Tim terkait memantau kondisi sumber air, proses produksi, dan jaringan distribusi agar potensi gangguan dapat diketahui serta ditangani lebih cepat.
Melalui langkah-langkah tersebut, PT Air Minum Intan Banjar berupaya menjaga keberlanjutan pelayanan air bersih bagi masyarakat selama musim kemarau. Penguatan sumber air baku, optimalisasi pengolahan, pemeliharaan jaringan, dan pemantauan berkelanjutan menjadi bagian dari upaya perusahaan mempertahankan kualitas pelayanan kepada pelanggan.







