Terdampak Banjir, Disbunak Kalsel Alami Kerugian Miliaran Rupiah

HEADLINE9.COM, KALSEL – Terdampak banjir Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kalimantan Selatan (Kalsel) alami kerugian milaran rupiah, jumlah tersebut terakumulasi dari 11 Kab/Kota se-Kalsel.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kalsel, Suparmi mengatakan, berdasarkan data sementara yang di himpun dari kabupaten/kota, sektor perkebunan mengalami kerugian paling besar. Peternakan Rp12.228.000.000 sedangkan perkebunan merugi Rp35.887.030.000.

Untuk kerugian sektor peternakan meliputi sapi, kerbau, domba, kambing, ayam buras, ayam bertelur, itik, ayam buras, puyuh dan kelinci. Sementara untuk sektor perkebunan ada sejumlah komoditas tanaman seperti karet, sawit, kelapa dalam, kopi dan lada.

Selain itu, beberapa unit pengolahan dan infratruktur seperti jalan dan jembatan kebun juga rusak akibat tergenang banjir. Untuk kerugian paling banyak dialami oleh para pekebun di Kabupaten Banjar dan Hulu Sungai Tengah.

“Saat ini kami terus melakukan verifikasi data sehingga data yang diajukan benar-benar bisa dipertanggungjawabkan¬†by name by addres,” ujarnya, Senin (16/02/2021).

Lanjut Suparmi, pihaknya sedang mengupayakan agar penggantian kerugian peternak maupun pekebun tersebut bisa diambil dari tiga anggaran yaitu dari Pemprov Kalsel, Kabupaten/Kota dan dari pusat.

Pihaknya akan berupaya agar semua peternak dan pekebun yang terdampak banjir mendapatkan bantuan.

“Kami ingin semua dapat bantuan dari sumber mana pun, untuk meringankan beban hidup mereka. Agar bangkitnya ekonomi pekebun dan peternak. Dan kami terus turun kelapangan untuk melihat kondisi mereka,” imbuhnya

Suparmi mengatakan, saat ini sudah mengusulkan bantuan untuk peternak dan pekebun terdampak banjir ke Pemprov Kalsel.

“Nanti, bantuan bisa dalam bentuk peremajaan, bantuan bibit, pestisida dan perbaikan sarpras yang rusak,” ucapnya.

Kemudian dari pemerintah pusat, disampaikannya Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan serta Dirjen Perkebunan merespons baik, ketika pihaknya mengomunikasikan terkait dampak bencana banjir yang menimpa para pekebun dan peternak di Kalsel, akan ada refocusing.