Home » 238 Pedangang Siap Tempati Pasar Bauntung Baru

238 Pedangang Siap Tempati Pasar Bauntung Baru

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print

HEADLINE9.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru resmi membuka operasional Pasar Bauntung baru di Jalan RO Ulin, Operasional pasar modern pengganti Pasar Bauntung lama ditandai dengan soft opening, Selasa (16/2/2021) siang.

Wali Kota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan secara resmi membuka operasional pasar Bauntung, pembukaan pasar diawali dengan penyerahan kunci kepada pedagang yang menempati ruko, kemudian penandatanganan prasasti dan diakhiri dengan pemukulan gong sebanyak 3 kali.

Darmawan Jaya Setiawan, mengatakan dengan adanya pasar baru ini akan menjadi tempat kegiatan jual beli yang aman dan nyaman serta lebih tertata.

“Dari pasar Bauntung yang dulu, kondisinya yang sudah mulai kumuh, kita alihkan ke sini,” jelasnya.

Selain itu, ia juga berpesan untuk tak hanya berpindah tempat ke tempat yang lebih baru dan bersih, namun perilaku juga ikut berpindah. Berpindah untuk lebih disiplin kebersihan dan juga ketertiban.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Banjarbaru Abdul Basyid menambahkan, saat ini sudah ada 238 pedagang yang berasal dari tiap ruko atau tempat jualan.

“Ini baru tahapan pertama. Nanti akan ada lagi pedagang relokasi dari Pasar Bauntung yang lama, “ujarnya.

Selain itu, salah satu pedagang baju Misnawati yang baru memindahkan barang dagangan sejak kemarin mengatakan sangat senang dengan pasar yang baru.

Namun, jika semua pedagang tidak pindah semua dari pasar yang lama, maka ia dan yang lain akan kembali ke pasar yang lama.

“Harus pindah semua,jangan ada yang masih dipasar yang lama, biar berkumpul jadi satu disini,” ungkapnya.

Pasar Bauntung yang baru ini memiliki ruko sebanyak 28 unit, toko 3 x 6 ada 133 unit, toko 3 x 3 sebanyak 355 unit, los kering 420 unit dan los basah 136 unit. 

Diketahui, rencana relokasi Pasar Bauntung telah dicetuskan pada tahun 2017 silam, ketika masih dipimpin Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani.

Rencana ini merujuk atas kondisi Pasar Bauntung di Jalan A Yani Km 34 yang lokasinya berada di kawasan jantung kota sudah tidak lagi mampu menampung perkembangan pedagang, khususnya PKL. Kondisi ini pula yang mengakibatkan banyaknya pedagang yang berjualan hingga ke akses jalan.

Akhir 2020 lalu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) berkerjasama dengan PT Nindya Karya telah merampungkan pembangunan pasar Bauntung di Jalan RO Ulin. Nilai kontrak pembangunan pasar modern ini menelan anggaran mencapai Rp 86,2 miliar atau lebih rincinya Rp 86.283.736.000.

Pasar Bauntung Banjarbaru dibangun di atas lahan 11,39 hektare, bangunan pasar memiliki luas 1,7 hektare yang di dalamnya terdiri dari profil gabungan.

Baca Juga