Sulitnya Membongkar Jamban Terapung di Telok Selong

0 Shares

HEADLINE9.COM, MARTAPURA – Siapa bilang program jamban terapung mudah. Sebelum membongkar dan benar-benar bersih dari atas sungai, terlebih dahulu ada solusi berupa pembuatan jamban komunal dan individual. Setelah itu, kadang urusan belum selesai, perkara angkat jamban dari sungai sering menyisakan kendala berlarut-larut.

Hal itu terlihat dari negosiasi alot Kepala Bidang Cipta Karya PUPR Galuh Tantri Narindra bersama dua kasinya dengan Kepala Desa Telok Selong Syarifudddin, di kantor pambakal kemarin (1/11) petang. Kendati program tersebut sangat bersinar di Telok Selong, PUPR kembali membujuk kepala desa dan aparatnya. Mengajak masyarakat sadar sendiri mengangkat dan menghancurkan jamban setelah mendapat program tersebut di rumah-rumah warga.

“Silakan bongkar semua jamban terapung di sini. Tapi kami butuh bantuan aparat seperti Satpol PP, sifatnya memperkuat bahwa program tersebut memang sangat penting,” kata Syarifuddin.

Sebelumnya, ujar Syarifuddin sempat menunggu waktu dan jadwalnya bongkar sekaligus atau serentak yang dipimpin kepala daerah. Menurutnya, program jamban terapung bukan perkara baru. Sejak arisan jamban sudah berjalan di Telok Selong. Kemudian ada lagi pembangunan pembersihan jamban dengan ganti wc komunal, awalnya 2011 tadi pihaknya mendapat program 25 wc ditambah 40 unit dari provinsi.

Di era Guru Khalil, ujarnya kembali mendapat bantuan program jamban individual sebanyak 50 unit safety tank. Sedangkan dana desa diperuntukkan untuk pembangunan bilik wc. Dana desa berbasis sanitasi, ujarnya sangat berjalan di Telok Selong.

Dari target 50, pihaknya berhasil membangun 92 unit dan terbaru hampir 100 unit. Total anggaran yang habis sekitar Rp300 juta. Ia mengaku sangat mendukung program era Guru Khalil yang bercita-cita membersihkan sungai dari Jamban Terapung.

“Total jamban yang diangkat serentak 27 unit. Kami butuh bantuan pemerintah daerah, itu saja. Saya siap membongkar semua jamban asalkan dibantu. Kalau masyarakat tidak mau bongkar, akan saya bongkar lagi jamban individual milik masyarkat yang sudah dibangun dari dana desa,” tegasnya.

Kabid Cipta Karya PUPR Galuh Tantri Narindra berjanji menjadwalkan pembongkaran serentak di Telok Selong. Diakuinya, program jamban sangat berhasil di sana, kepala desa dan seluruh aparat aktif mengurus sanitasi sehat. Pihaknya berharap ada kesadaran bersama membongkar sendiri jamban terapung milik mereka.(syafii)

0 Shares

Terbaru

Banjir Kalsel, Jokowi Temui Pengungsi di Stadion Demang Lehman

MARTAPURA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta rombongan tiba di posko pengungsian di Stadion Demang Lehman sekitar pukul 15.30 Wita, Senin (18/1/2021). Kedatangan Jokowi...

Awal 2021 Perusda Tanbu Punya Gebrakan Baru Untuk Kembangkan Semua Sektor.

BATULICIN Headline9.com- Perusahaan Daeah (Perusda) Tanah Bumbu diawal memiliki gebrakan baru berbagai program kerja baru sebagai upaya mendukung program pemerintah daerah untuk percepatan pemulihan...

Darmawan Tinjau Posko Pengungsian dan Dapur Umum

headline9.com, BANJARBARU - Walikota Banjarbaru H. Darmawan Jaya Setiawan meninjau 3 posko pengungsian dan dapur umum. Seperti Posko Gor samping Masjid Kanzul Khairat, posko...

Mendarat di Kalsel, Jokowi Lansung Tinjau Banjir di Desa Mekar Kabupaten Banjar

Headline9.com, MARTAPURA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam meninjau bencana banjir yang melanda Kalsel dalam sepekan yang merendam 10 Kabupaten/Kota,...

Artikel Terkait

%d blogger menyukai ini: