Home » Plt Kadis PUPR Tanbu Tinjau Proyek Pekerjaan Normalisasi Sungai Di Desa Danau Indah

Plt Kadis PUPR Tanbu Tinjau Proyek Pekerjaan Normalisasi Sungai Di Desa Danau Indah

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print

Tanah Bumbu, – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kabupaten Tanah Bumbu, Subhansyah membuat sebuah terobosan. Yakni melakukan penandatanganan tahapan pelaksanaan kegiatan provisional hand over (PHO) dan final hand over (FHO) ditengah lokasi proyek yang dilaksanakan.

Alasannya untuk meminimalisir kesalahan dan kenakalan kontraktor pelaksana. Salah satunya proyek normalisasi sungai penangkal banjir di desa Danau Indah, kecamatan Batulicin, kabupaten Tanah Bumbu, Jumat (21/5/2021) sore.

“Dari hasil pengamatan dan cheking di lapangan, proyek normalisasi sungai dan pembuatan galangan jalan di Danau Indah ini sudah sesuai spek. Sehingga FHO-nya saya tandatangani,” ucapnya usai pengecekan disaksikan dua anggota DPRD kabupaten Tanah Bumbu.

Ia mengaku sengaja meninjau langsung ke lapangan untuk memastikan pekerjaan benar-benar sudah selesai dan sesuai kesepakatan yang tertuang dalam perjanjian proyek. Persis seperti spesifikasi yang tertera dalam kontrak dalam rincian anggaran biaya (RAB).

“Saya tak mau tanda tangan jika tidak sesuai spek,” tegasnya, seraya menyebutkan langkah ini guna menghindari hal-hal hukum yang akan mengemuka dikemudian hari.

Menurutnya, proyek penunjukan langsung (PL) yang dikerjakan CV Lesa Lima Rejeki ini bernilai Rp. 200 juta. Dengan rincian panjang normalisasi sungai sepanjang 1.236 meter dan lebar 4 m. Kemudian galangan jalan dengan panjang yang sama, namun lebar 6 meter.

“Sungai ini berfungsi untuk menangkal banjir, sekaligus mengalirkan air ke persawahan milik warga,” terangnya.

Anggota DPRD Tanah Bumbu, Andi Asdar Wijaya yang turut dalam peninjauan menyebutkan, pihaknya mengapresiasi kinerja PUPR dibawah komando Plt Kadis Subhansyah. Pola kerja yang diterapkan sangat efektif dalam meminimalisir ulah kontraktor nakal, yang bekerja tidak sesuai perjanjian.

“Langkah ini sangat bagus sebagai bahan evaluasi terhadap kontraktor yang bekerja asal-asalan. Kami selaku anggota Dewan siap untuk membantu dan berkoordinasi di lapangan,” ujar Andi, didampingi koleganya, Fawahisah Mahabatan.

Menurutnya sebagai SKPD teknis, memang harus seperti ini menerapkan kinerja. Sehingga tidak hanya menerima laporan dari bawahan, tapi bisa langsung menyaksikan hasil kerja pelaksana proyek.

“Kami juga mengapresiasi beliau selalu siap berkoordinasi, dengan respon cepat. Itu membuktikan beliau memberikan pelayanan terhadap masyarakat,” pungkasnya.

Andi juga berharap kedepannya agar bukan hanya Kadis PUPR yang seperti demikian, tetapi wajib kepada seluruh kepala dinas lainnya untuk mencontoh hal tersebut.

Pada kesempatan itu, Kepala Desa Danau Indah, Bahrani menyampaikan, normalisasi sungai ini, sangat bermanfaat bagi masyarakat. Terutama membantu dalam mengelola lahan perkebunan dan pertanian.

“Selain itu juga dapat menghindari terjadinya banjir di desa ini,” jelasnya.

Bahrani juga berharap, selain proyek ini, pihaknya mengusulkan perbaikan jalan desa, serta rehabilitasi jembatan – jembatan yang sudah rusak.

Ditambahkannya, jumlah penduduk desa Danau Indah, kecamatan Batulicin, yang bermukim saat ini mencapai 150 kepala keluarga (KK) atau 500 jiwa.

Baca Juga