Akibat Aktivitas Tambang PT Anzawara Satria Jalan Poros Desa Bunati Terputus.

BATULICIN,headline9.com – Akibat aktivitas pertambangan milik PT. Anzawara Satria yang di pinggir jalan poros desa Bunati Kecamatan Angsana yang mengakibatkan longsor sehingga jalan poros yang beraspal putus sepanjang 30 meter dan beberapa tiang listrik milik PLN roboh.

Terputusnya jalan poros desa Bunati tersebut di perkirakan sudah sejak tanggal 5 bulan April 2021 hingga kini belum ada respon dari pihak perusahaan, namun setelah pihak masyarakat melakukan demo kepada pemilik tambang yakni PT. Anzarawa baru ada respon dari pihak perusahaan atas tuntutan masyarakat.

Adanya kerusakan jalan poros desa Bunati akibat aktivitas pertambangan PT. Anzawara Satria, Plt Kepala Dinas PUPR Tanah Bumbu, Subhansyah,ST, MT bergerak cepat melakukan kordinasi dengan pihak perusahaan agar jalan yang terputus cepat dilakukan perbaikan oleh pihak perusahaan sehingga aktivitas warga desa Bunati tidak terganggu.

“Saat ini kita bersama pihak perusahaan terus berkoordinasi dan saat ini pihak perusahaan sudah membuat jalan alternatif untuk menunjang ativitas warga desa Bunati,” Kata Subhan.

Adpun terkait hal tersebut, tuntutan masyarakat kepada PT. Anzawara Satria atas kejadian terputusnya jalan poros desa Bunati yakni meminta pihak perusahaan mengembalikan jalan poros yang terbutus akibat aktivitas pertambangan dan membuatkan jalan alternatif sementara untuk jalur transportasi warga desa Bunati.

Diketahui sampai dengan saat ini pihak masyarakat masih mendirikan tenda dilokasi jalan longsor guna mengawasi perusahaan yang bekerja untuk melakukan perbaikan jalan poros yang terputus.

M Zakaria salah satu warga desa Bunati yang tetap tinggal ditenda yang lokasi berada jalan poros yang terputus mengatakan, Kami sebelumnya sudah meminta pihak perusahaan untuk menghentikan Aktivitas pertambagan yang berada di pinggir jalan poros desa Bunati.

Sebelumnya warga sudah sering di janjikan oleh pihak perusahaan sejak awal kejadian terputusnya jalan poros namun, tidak ada realisasinya sampai kami melakukan demo kembali kepada pihak PT. Anzawara Satria,” Kata M. Zakaria.

“Tuntutan kami hanya satu kembalikan jalan poros desa yang terputus akibat aktivitas pertambangan milik PT Anzawara Satria, dan meminta menghentikan aktivitas pertambangan yang berdekatan dengan jalan poros desa,” Imbuhnya

Berdasarkan undang undang pertambangan bahawa aktivitas pertambangan minimal berjarak seratus meter dari kawasan jalan.

Sementara itu, Kepala Tekhnik Tambang (KTT) PT.Anzawara Satria Sugiato mengatakan, mereka bertanggungjawab penuh karena kerusakan itu. “Secepatnya, Pak,” ujarnya.

TERBARU

TNI AL – Lanal Banjarmasin Jalani Hari Kelima Gelar Serbuan Vaksinasi di Sungai Tabuk...

0
HEADLINE9.COM, BANJARMASIN - Sebagai upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 di Provinsi Kalsel, Pangkalan TNI AL (Lanal) Banjarmasin terus menerus menggelar program Serbuan...

KPM PKH Banjarbaru Mulai Terima Bantuan Sejak PPKM Diberlakukan

0
HEADLINE9.COM, BANJARBARU - Bantuan beras 10 kilogram dari Pemerintah sebagai dampak dari Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV. Adapun jumlah bantuan...

Bappedalitbang Jaring Inovasi SKPD Banjar

0
HEADLINE9. COM, MARTAPURA – Bappeda Litbang Kabupaten Banjar tengah melakukan penjaringan inovasi yang dilakukan oleh setiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lingkup...

Kabupaten Banjar Siapkan Kemungkinan PPKM

0
HEADLINE9.COM, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar menyiapkan kemungkinan diberlakukannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Hal ini mengemuka dalam rapat koordinasi mingguan yang...

Penyekatan Ditiadakan Hanya Ada Pemeriksaan Surat Menyurat

0
HEADLINE9.COM, BANJARBARU - Hari pertama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV di Kota Banjarbaru nampak seperti hari hari biasanya, Senin (26/7).

TAG TERKAIT