Home » Kendala Administrasi di Libur Hari Raya

Kendala Administrasi di Libur Hari Raya

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print

Headline9.com, BANJARBARU – Rumah Sakit Daerah Idaman (RSDI) Banjabrau, tetap memberikan pelayanan selama libur Hari Raya Idul Fitri 1442 H, meskipun berjalan maksimal, namun masih ada beberapa kendala yang terjadi disaat memberikan pelayanan.

Diantarnya adalah mengenai administrasi, seperti syarat kelengkapan pengurusan administrasi masyarakat miskin, terkait dengan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

Kepala seksi pelayanan medik RSD Idaman Banjarbaru Dr Siti Ningsih, mengakui setelah dirawat pasien tidak mampu kesulitan dalam hal syarat administrasi seperti SKTM.

“Memang ada beberapa pasien rencana SKTM yang belum bisa diurus karena kelurahan dan kecamatan belum buka. Tapi jumlahnya tidak terlalu banyak juga sih,” kata Siti yang mengaku belum merekap berapa jumlah pasien tidak mampu menggunakan SKTM karena belum direkap.

Sebab wilayah Banjarbaru wajib syaratnya surat dari kelurahan, KTP, kartu keluarga Banjarbaru. Sedangkan untuk pasien dari Kabupaten Banjar harus ada surat dari lurah, camat, puskesmas, dinas sosial dan dinas kesehatan.

SKTM ini digunakan untuk pembiayaan warga yang tidak mampu dan belum terdaftar di BPJS yang sudah mendapat pelayanan di RSD Idaman.

Walau demikian kata Siti bukan berarti masyarakat yang kesulitan mengurus SKTM tidak mendapat pelayanan hanya saja administrasinya menyusul.

“Pelayanan sudah, administrasi nyusul, ada waktu 3×24 jam, karena ketemu libur jadi dikasih waktu sampai Senin hari ini,” tandas Siti.

Siti pun berharap ke depan jika terjadi libur panjang seperti ini pihak kelurahan memiliki tenaga cadangan yang piket untuk masalah pengurusan administrasi.

“Kita juga sudah sepakat dengan dinkes khusus libur panjang ada dispensasi waktu dan selama ini aman aja,” lanjut dia.

Bagaimana dengan jumlah pasien selama libur panjang Idul Fitri lalu, Siti mengaku hampir sama saja dengan beberapa hari sebelumnya.

Berdasarkan data RSD Idaman Banjarbaru rata rata 20-30 pasien yang datang ke IGD pada bulan Mei 2021. Pasien datang terbanyak pada tanggal 6 Mei dengan jumlah 38 pasien.

Lalu pada saat Idul Fitri mukai tanggal 13 Mei pasien ke IGD berjumlah hanya 25 orang lalu 14 Mei ada 28 orang dan 15 Mei ada 30 orang.

Baca Juga