Kominfo Banjar Tambah Bandwidth, Layanan WIFI Makin Kencang ke Perkantoran Pemerintah

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print
Share on reddit
Reddit

HEADLINE9.COM, MARTAPURA – Dinas Komunikasi, Informasi, Statistik, dan Persandian  Kabupaten Banjar gencar meningkatkan kualitas layanan internet di lingkup kabupaten Banjar.

Hal itu terbukti dengan penambahan bandwidth yang terpasang di tower pemancar Radio Swara Banjar, Jalan Pangeran Hidayatullah, Kelurahan Keraton.

Disapangnya WIFI penambahan bandwidth tersebut, maka akan mempermudah kantor-kantor SKPD yang ada di lingkup pemerintahan melakukan pekerjaan yang berkaitan dengan internet.

“Benar, penambahan alat di tower pemancar radio untuk menguat sinyal.  Bandwidth kita selama ini Cuma 100 MB,  karena di sini banyak instansi lebih banyak maka penggunaan MB mereka otomatis lebih besar, mencapai 500 MB, jadi kita tambahkan lagi ,” terang Kadis Kominfo Farid Soufian.

BACA JUGA :  Guru Khalil Buka Peringatan Hari Santri Kabupaten Banjar Tahun 2018

Farid berharap, penambahan alat penguat sinyal itu dapat mencakup hingga ke kantor Dinas Kesehatan yang lokasinya di Jalan A Yani, KM 40. Alat penambah sinyal ini mengcover instansi seperti Perkim, Media Center, PUPR Banjar, Sekretariat Daerah.

Ke depannya menurut Farid, pihaknya terus berupaya melakukan penambahan BTS untuk menjangkau wilayah  terpencil.

BACA JUGA :  Beli Permata CBS Bisa Bayar Non Tunai

“Terutama untuk kantor-kantor camat dan puskesmas agar pekerjaan mereka, menjadi lebih mudah,” ucapnya.

Ditambahkannya, Kominfo banjar berencana memasangkan WIFI gratis di fasilitas umum seperti RTH Ratu Zalecha Martapura. Namun tetap dilakukan pengawasan dengan cara memblokir situs-situs yang tak senonoh.

Aturan itu juga berlaku saat waktu azan tiba, akan berikan peringatan otomatis, jangan sampai keasyikan main internet sehingga lupa dengan ibadah.

“Kami telah mengajukan permohonan bantuan  ke pemerintah pusat  untuk membantu internet desa, sekolah, maupun puskesmas,” pungkasnya. (sairi)

Baca Juga