Gali Potensi Unggulan Melalui FGD

0 Shares

HEADLINE9.COM, KANDANGAN – Menggali potensi unggulan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (PMPSP) setempat menggelar Focus Group Discussion (FGD), Kamis (15/11).

FGD dilaksanakan di Aula Rakat Mufakat Sekretariat Daerah Pemkab HSS dibuka langsung Penjabat (Pj) Sekda HSS, H Hubriansyah dihadiri tim tenaga ahli dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) STIE Indonesia Banjarmasin, para Kepala SOPD, perwakilan Kecamatan sampai pegiat usaha pelaku investasi di Kabupaten HSS.

Kepala Dinas PMPSP HSS, Hj Elyani Yustika menjelaskan bahwa tujuan FGD ini untuk penggalian informasi dari setiap Kecamatan dan SOPD terkait potensi strategis yang dapat dijadikan unggulan daerah supaya mendukung peningkatan iklim penanaman modal.

“Serta berperan dalam keberhasilan kebijakan investasi peningkatan akses UKM pada sumber daya produktivitas di Kabupaten HSS,” ujarnya.

Identifikasi potensi unggulan daerah ini sangat dibutuhkan untuk mempertimbangkan bidang pangan, infrastruktur, dan energi serta pariwisata sebagai isu strategis yang patut diperhatikan dalam pengembangan kualitas dan kuantitas penanaman modal.

Potensi unggulan daerah Kabupaten HSS yang disusun dengan prinsip partisipatif, transparan dan bertanggungjawab dalam kaidah akademik.

“Potensi unggulan daerah nanti dikaji tim kajian dari Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat STIE Indonesia, Banjarmasin, yang terlibat dalam kegiatan FGD,” tuturnya.

Pj Sekda HSS, H Hubriansyah mengapresiasi FGD untuk mencari potensi-potensi di Kabupaten HSS. Serta mengucapkan terima kasih kepada STIE Indonesia Banjarmasin sudah menjalin kerja sama dengan Pemkab HSS dalam rangka mengkaji potensi daerah di Kabupaten HSS.

“Semoga dengan diskusi ini menghasilkan kajian akademik jangka pendek dan panjang,” ujarnya.

Sehingga menjadi acuan dan referensi Pemkab HSS dalam menggali potensi unggulan daerah untuk menciptakan iklim investasi yang mampu dikembangkan di Kabupaten HSS.

Potensi ekonomi daerah Kabupaten HSS dapat dikembangkan dengan baik, jika sesuai dengan kawasan-kawasan yang punya potensi untuk dikembangkan menjadi lebih produktif.

“Pengembangan potensi kawasan ini akan memerlukan investasi yang cukup besar baik bersumber dari swasta maupun dari pemerintah sebagai pendorongnya,” tutur H Hubriansyah.

Dalam FGD tersebut juga dilakukan penandatangan berita acara MoU Kesepahaman antara Dinas PMPSP HSS dengan tim kajian STIE Indonesia, Banjarmasin. Yang langsung ditandatangani Kepala Dinas PMPSP HSS, Elyani Yustika dan tim kajian STIE Indonesia Banjarmasin, Hj Tuty Susilawati disaksikan langsung Pj Sekda HSS Hubriansyah. (shn)

0 Shares

Terbaru

KPK Tipikor Tanbu Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir Di Tala.

BATULICIN,Headline9.com- DPD Komisi Pengawasan Korupsi (KPK) tindak pidana korupsi Tanah Bumbu turut andil dalam membantu korban bencana banjir yang melanda wilayah Kabupaten Tanah Laut...

Menko PMK Tinjau Lokasi Pengungsian Di Sungai Tabuk

HEADLINE9,COM, MARTAPURA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meninjau salah satu lokasi pengungsian korban terdampak banjir Di Kabupaten...

Hibur Anak-anak Korban Banjir, HIMPSI Kalsel Bentuk Tim Relawan Pendampingan Psikososial

HEADLINE9.COM, MARTAPURA – Himpunan Psikologi Indonesia Wilayah Kalimantan Selatan (HIMPSI Kalsel) membentuk Tim Relawan Pendampingan Psikososial (RPP) untuk membantu pendampingn psikososial bagi para korban...

Mengirim Donasi Ke Barabai, Rumah Said Jola Dibobol

HEADLINE9.COM, BANJARBARU - Selebgram asal kota Banjarbaru, Muhammad Said Ardiani atau yang lebih dikenal Said Jola saat mengirim donasi untuk masyarakat di Barabai, Kabupaten...

Artikel Terkait

%d blogger menyukai ini: