Disbudparpora Wacanakan Pasar Wadai Ramadhan Tahun Ini

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print
Share on reddit
Reddit
foto : ilustrasi Pasar Wadai Ramadhan di Kabupaten Banjar

headline9.com, MARTAPURA – Jelang Ramadhan 1443 Hijriah/2022, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar akan kembali menggelar even tahunan Pasar Wadai Ramadhan, yang dimotori Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Banjar.

Wacana penyelenggaraan Pasar Wadai Ramadhan yang berlokasi di Jalan Sukaramai, tepatnya di samping Ruang Terbuka Hijau (RTH) Ratu Zalecha Martapura.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Disbudparpora Kabupaten Banjar, Haris Rifani, melalui Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Tisnohadi Harimurti. 

“Selama 2 tahun terakhir, yakni pada 2020 – 2021, even tahunan Pasar Wadai Ramadhan tidak dapat terlaksana akibat lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Banjar. Meskipun kami sudah menganggarkan kegiatannya,” ujarnya.

Di 2022 ini, ujar Tisnohadi, Pemkab Banjar kembali mewacanakan untuk menyelenggarakan kegiatan Pasar Wadai Ramadhan.

“Karena saat penganggaran 2021 diasumsikan pada April 2022 Covid-19 akan turun, sehingga kami pun menganggarkan kembali pada Dokumen Pelaksana Anggaran (DPA) kita. Namun, untuk implementasinya, tentu kita masih menunggu arahan Bupati Kabupaten Banjar, dan rekomendasi dari Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Covid-19. Serta melihat kembali bagaimana level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Banjar,” katanya.

BACA JUGA :  Pengurus Buser 690 Dikukuhkan

Kalau kondisinya memungkinkan, lanjut Tisnohadi, maka even tahunan tersebut tentunya akan dilaksanakan. Tentu saja setelah melakukan rapat koordinasi dengan beberapa stakeholder terkait, seperti PD Pasar Bauntung Batuah (PD PBB), Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (KUMPerindag).

Tak terkecuali Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar yang memberi masukkan terkait penerapan Protokol Kesehatan (Prokes), termasuk standar kesehatan makanan yang dijual pedagang.

“Jadi, seperti apa penempatan lapak berjualan pedagang pun nantinya akan kami koordinasikan dengan Dinkes Kabupaten Banjar. Bahkan, penyelenggaraan Pasar Wadai tahun ini diwacanakan akan berbeda dari tahun sebelumnya. Yakni akan menyuguhkan penampilan kesenian, yang memang untuk upah tampil kesenian selalu dianggarkan. Tapi bagaimana teknisnya, nanti masih belum dilakukan pembahasan,” akunya.

BACA JUGA :  Masyarakat Telaga Bauntung Diminta Dukung Program Pembangunan

Mendampingi Tisnohadi, Kasi Kesenian dan Nilai Tradisional Disbudparpora Kabupaten Banjar, Hj Maghrisya, menambahkan, kemungkinan pada pekan kedua Maret ini akan dilakukan pertemuan untuk membahas wacana penyelenggaraan Pasar Wadai Ramadhan 2022.

“Karena satu minggu sebelum pelaksanaan harus sudah ada keputusan. Sedangkan terkait pendaftaran pedagang yang ingin berjualan di 40 lapak yang tersedia, biasanya akan langsung ditangani PD Pasar, dan seperti saban tahunnya kita tidak memungut uang sewa untuk pedagang di Pasar Wadai Ramadhan. Tapi, hal ini masih wacana kami, dan belum dilakukan pembahasan,” pungkasnya.(nsh)

Baca Juga