Warga Kupang Dilaporkan Diduga Tenggelam

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print
Share on reddit
Reddit

Headline9.com, BALANGAN – Geger, warga Desa Kupang, Kecamatan Lampihong, Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), diduga tercebur, Sabtu (16/4/2022).

Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin menerima info dari BPBD Balangan, sekitar pukul 13.07 Wita, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin Al Amrad, langsung mengintruksikan Unit Siaga SAR Tabalong yang berjumlah 5 orang untuk segera menuju ke LKP kejadian.

“Berdasarkan informasi warga yang dilaporkan hilang bernama Taupik Hidayat (37), warga Desa Kupang RT 01, Kecamatan Lampihong, Kabupaten Balangan. Memang tidak ada saksi mata yang melihat kejadiannya langsung, tapi sebelumnya memang ada warga melihat yang bersangkutan berada di pinggiran sungai,” ungkap Al Amrad, memalui Koordinator Unit Siaga SAR Tabalong Andy Surya Sinaga.

BACA JUGA :  Petani Mulai Berburu Haman Padi, Seribu Tikus Dimusnahkan

Lanjutnya, setelah tiba dilokasi tim langsung berkoordinasi dengan potensi SAR yang ada di lapangan dan pihak keluarga.

Tim segera melakukan penyisiran dengan membagi 3 SRU, ada yang melakukan penyisiran kearah hulu, ada yang melakukan penyisiran kearah hilir dan ada yang melakukan penyisiran melalui jalur darat (tepi sungai).

Sampai saat ini tim SAR Gabungan (BASARNAS, BPBD Balangan, Relawan SDP, BPK Lampihung, BPK ulin, BPK RHP, Rescue Angsoka HSU, BPK Pulantan Putih, BPK Banua Lawas, UPBS Bara, UPBS Gapatar) Gabungan masih belum berhasil menemukan korban atas nama Taupik Hidayat (37).

Dengan berkoordinasi dengan pihak keluarga karena kondisi penerangan dimalam hari, arus sungai cukup deras dan air yang keruh serta adanya pohon tumbang dirasa kurang efektif dilakukannya pencarian, pada pukul 18.00 Wita operasi SAR dihentikan sementara dan akan dilanjutkan besok.

BACA JUGA :  PD Baramarta Berbagi dengan Anak-Anak Panti Asuhan

“Tetapi kami tetap berada di posko SAR Gabungan yang tidak jauh dari lokasi kejadian, Basarnas bersama tim SAR Gabungan lainnya tetap melakukan pemantauan malam hari ini walaupun upaya pencarian dan penyisiran kami hentikan sementara,” ujar Andy Surya Sinaga Selaku Koordinator Unit Siaga SAR Tabalong.

Untuk rencana besok pagi Pukul 08.00 Wita team SAR Gabungan melakukan penyisiran sejauh Kurleb 1 km. Di bantu pemantauan yg di bagi 1 posko utama 2 posko pantau dan dari pinggir sungai. Dari pihak keluarga meminta apabila korban di temukan langsung di evakuasi ke rumah duka.(lin)

Baca Juga