Diduga Tergelincir, Anak Delapan Tahun Tenggelam dan Terseret Arus di Balangan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print
Share on reddit
Reddit

Headline9.com, PARINGIN – Berselang satu hari usai ditemukannya jasad atas nama Ufik di sungai wilayah Hulu Sungai Utara (HSU), kini di Kabupaten Balangan kembali terjadi insiden orang hilang.

Korban ialah seorang anak usia delapan tahun bernama Muhammad Alwi yang dinyatakan tenggelam sekitar pukul 10.30 WITA, Selasa (19/04/2022).

Muhammad Alwi merupakan seorang anak asal Desa Maradap RT 02 , Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan.

Orang tua Alwi tak henti mengeluarkan air mata saat mengetahui anaknya telah tenggelam, tepat saat itu arus sungai sedang deras dan cuaca juga gerimis.

TRC BPBD Kabupaten Balangan mendirikan posko induk untuk pencarian terhadap korban.

Di titik nol, atau lokasi awal tenggelamnya Alwi, puluhan relawan melakukan pencarian, dan hingga kini pencarian masih berlanjut.

BACA JUGA :  Bupati Balangan : Rekrutmen Tenaga Kontrak Utamakan Putra - Putri Daerah

Tim dan relawan melakukan pencarian menggunakan perahu, bahkan ada yang menggunakan pelampung dan menyelam.

Tim juga bertanya kepada teman Alwi yang bernama Raihan (8) yang saat itu juga bermain dengan Alwi, mereka memastikan kronologi tenggelamnya anak tersebut, mulai dari tempat pertama jatuh, hingga terbawa arus.

Kepada relawan dan pihak kepolisian yang ada di lokasi, Raihan menceritakan kejadian tenggelamnya Alwi di sungai.

“Tadi kami mandi, dan Alwi ingin belajar berenang. Ia tergelincir dan sempat hendak ditolong dengan teman yang lain,” cerita Raihan.

Menurut keterangan Raihan pula, setelah tergelincir, Alwi pun terbawa arus.

BACA JUGA :  Tenggelam, Remaja Gang Samadi Ditemukan Meninggal

Alwi sempat timbul dan mencoba berenang, namun tenggelam dan tidak lagi terlihat dipermukaan.

Sementara, Kasi Teknisi Mesin dan Peralatan BPBD Kabupaten Balangan, Rudiansyah yang turut memimpin pencarian menerangkan, sejumlah relawan sudah diterjunkan untuk proses pencarian.

Setelah mendapatkan informasi adanya anak tenggelam, tim pun berangkat dan dibagi menjadi beberapa kelompok untuk pencarian tersebut.

“Saat ini kami masih melakukan penyisiran untuk mencari korban dan pencarian dilakukan dalam radius 100 meter dari titik nol,” ujarnya

Beberapa alat juga telah diturunkan untuk memudahkan proses pencarian tersebut. Personel pun secara bergantian terjun ke sungai untuk menyisir tempat kejadian. (Ald)

Baca Juga