Ufik Ditemukan Mengapung Tak Bernyawa di Sungai Kabupaten Hulu Sungai Utara

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print
Share on reddit
Reddit

Headline9.com, PARINGIN – Pria asal Desa Lampihong yang hilang sejak Sabtu (16/04/2022) di areal sisiran sungai Batang Desa Kupang Kecamatan Lampihong Kabupaten Balangan Kalsel akhirnya ditemukan mengapung di sungai Desa Teluk Sinar Kecamatan Sungai Pandan Hambuku Kabupaten Hulu Sungai Utara, Senin (18/04/2022).

Pencarian pria bernama Taupik Rahman atau sering disapa Upik tersebut telah dilakukan selama 3 hari hingga akhirnya pencarian oleh tim dan relawan membuahkan hasil, tentu ini merupakan hal yang ditunggu relawan dan ratusan warga setempat.

Setelah identifikasi oleh Keluarga korban dan Kepala Desa setempat, jenazah tersebut dipastikan benar adalah saudara Upik.

BACA JUGA :  Luncurkan Program Bungas, Bus Angkutan Sekolah. Gratis 4 Hari Pertama

Kepala Bidang II Kedaruratan dan Logistik BPBD Balangan, Rano Apriyanto sangat bersyukur korban tenggelam telah ditemukan di Kabupaten tetangga atas informasi warga sekitar.

“Alhamdulillah korban telah ditemukan, terima kasih kepada ratusan para relawan yang sangat luar biasa dalam keadaan berpuasa terus mencari korban,” ujar Rano kepada Headline9.com.

Menurutnya, pihak keluarga juga telah memastikan bahwa itu memang jenazah anggota keluarganya yang selama tiga hari ini tenggelam di sungai dekat permukimannya.

Selain itu, kemungkinan besar korban hanyut terbawa arus sampai ke kabupaten tetangga dikarenakan beberapa hari ini debit air di sungai Balangan mengalami kenaikan dan deras.

BACA JUGA :  Wakil Bupati Banjar H Saidi Mansyur Peringati Hari Anak di LKPA Martapura

Sebelumnya, Plt Kalak BPBD Balangan, Rahmi mengatakan hari ini sudah memasuki hari ketiga pencarian korban seorang pria yang diduga tenggelam di sungai Desa Kupang, Kecamatan Lampihong.

“Karena kondisi debit air meningkat dan keruhnya air, para relawan sedikit mengalami kendala saat melakukan pencarian korban tenggelam itu,” ucap Rahmi.

Namun menurutnya, kondisi tersebut tidak menghalangi para relawan untuk terus mencari korban, tentunya para relawan juga telah menggunakan peralatan dan baju safety. (Ald)

Baca Juga