Banjarbaru Laksanakan PTM 100 Persen

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print
Share on reddit
Reddit

Headline9.com, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen. Untuk sekolah di bawah Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru dari Senin (9/5/2022).

Hal tersebut disampaikan Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru, Lia Astuti, SSTP, pelaksanaan PTM terbatas diselenggarakan setiap hari dengan jumlah siswa 100 persen dari kapasitas ruang kelas.

Menurutnya, semua siswa dipersilakan masuk sekolah tidak lagi bergantian, seperti pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) karena penularan kasus Covid-19 cukup tinggi.

“Mulai hari ini, semua sekolah untuk jenjang PAUD, SD, dan SMP, secara serentak PTM 100 persen,” ucapnya.

BACA JUGA :  Banjarbaru Jalin Kerja Sama dengan OKE OC

Kepastian PTM 100 persen tersebut mengacu kepada Surat Keputusan Bersama (SKB) empat Menteri yang terbaru, tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19.

Dan Surat Edaran yang di keluarkan Dinas Pendidikan Banjarbaru Nomor 900/2076/PSD/Disdik prihal tindak lanjut PTM Terbatas.

Dia juga menerangkan dalam PTM 100 persen, sekolah jenjang SMP se Kota Banjarbaru sudah menggelar bisa tatap muka 6 jam pelajaran per hari.

“Jam pelajaran disesuaikan dengan kurikulum yang digunakan di satuan pendidikan,” jelasnya.

Namun, dirinya menegaskan pelaksanaan PTM 100 persen dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Hal ini berkaitan dengan status pandemi Covid-19 yang belum berakhir.

BACA JUGA :  HUT ke-57, Angkasa Pura I Bertema "The Spirit Of Rebound "

Seperti penggunaan masker, jaga jarak, menghindari kontak fisik hingga menghindari saling meminjam perlengkapan belajar.

“Meski kasus Covid-19 di Kota Banjarbaru secara umum menurun, namun lingkungan pendidikan harus tetap disiplin menerapkan prokes pencegahan penularan kembali virus tersebut,” tegasnya.

Lia menegaskan, jika ada claster maka PTM 100 persen di sekolah akan di hentikan sementara.

Sementara pantauan di salah satu sekolah SMP 9 Banjarbaru kian mulai dengan pelajaran normal PTM 100 persen untuk kelas VII dan VIII. (ps)

Baca Juga