Banjarbaru Tingkatkan Keakuratan Data Stunting

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

Headline9.com, BANJARBARU – Agar para Kader KB Tim Pendamping Keluarga dapat mengerti mekanisme tentang verifikasi dan validasi, Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBPMP2A) Kota Banjarbaru, menyelenggarakan Sosialisasi Panduan Verifikasi dan Validasi Keluarga Beresiko Stunting Kota Banjarbaru.

Dibuka Wakil Walikota Banjarbaru Wartono, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Banjarbaru, di Aula Gawi Sabarataan Setdako Banjarbaru, Rabu (25/05/2022).

BACA JUGA :  Target 3 Bulan, Kasus KONI Banjarbaru Masuk Persidangan

Wartono dalam sambutannya menyampaikan, sosialisasi ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman para Kader KB Tim Pendamping Keluarga, serta untuk keakuratan hasil data kondisi stunting di Kota Banjarbaru.

“Saya menilai pelaksanaan sosialisasi ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman kita, serta untuk keakuratan hasil data kondisi di daerah kita, sebagai upaya untuk mencegah kesalahan dalam penanganannya nanti,” kata Pak Wartono saat memberikan sambutan.

Wartono menekankan, saat ini Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional sudah mengerahkan 600 ribu personil yang tergabung dalam 200 ribu tim pendamping keluarga, untuk menekan angka stunting menjadi 14% di tahun 2024.

BACA JUGA :  Satpol PP Tetap Semangat Untuk Tegakkan Protokol Kesehatan

Sementara itu, Kabid Dalduk yang juga sebagai Ketua Pelaksana sosialisasi mengharapkan para Kader KB sebagai anggota Tim Pendamping Keluarga dapat melaksanakan verifikasi dan validasi dengan baik, karena verifikasi dan validasi (vervali) ini sangat penting untuk data by name by address yang dapat dipakai sebagai acuan Tim Percepatan Penurunan Stunting.

Baca Juga