Ratusan Massa Organda Tolak Pencabutan Subsidi BBM Solar Dan Jalur Khusus

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

Headline9.com, BANJARMASIN – sejumlah 50 unit truk dan ratusan massa sopir yang tergabung dalam DPD Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kalsel melakukan aksi di depan Kantor Pemerintah Kota Banjarmasin. Senin (1/8/2022) sekitar pukul 10.00 wita.

Aksi tersebut dimulai ke depan Pemkot Banjarmasin dan dilanjutkan menuju ke DPRD Kota Banjarmasin, Kantor DPD Golkar Kalsel, dan Kantor DPD PDI-P Kalsel.

Sebelum memulai, Ketua DPD Organda Kalsel Edi Sucipto menegaskan agar para masa melakukan aksi dengan kondusif dan tidak anarkis.

“Kita disini dengan maksud baik, maka harus dilakukan dengan cara yang baik juga. Kita bukan preman yang teriak teriak tidak jelas, kita menyampaikan aspirasi masyarakat kecil dan alhamdulillah hasilnya tidak jadi dicabut,” ucap Ketua DPD Organda.

BACA JUGA :  Buat Video Profil untuk Panti Asuhan

Salah satu Orator, Wahyu dalam orasinya mengatakan, pihaknya mendatangi Pemkot Banjarmasin dalam rangka menyampaikan bahwa pihak mereka menolak perihal pencabutan jalur khusus.

“Kami menolak perihal pencabutan jalur khusus. Organda ini anggotanya dari masyarakat, bukan masa bayaran, tentu kami merasa diberatkan,” ucapnya.

“Selain itu karena pencabutan tersebut malah akan membuat ketidakteraturan saja, yang padahal sudah teratur semenjak diberlakukan jalur khusus,” sambungnya.

Dia juga mengungkapkan rasa kebingungan terhadap adanya anggota dewan yang sempat ikut berorasi dan menjadi koordinator dalam aksi pencabutan Subsidi BBM Solar dan jalur khusus sebelumnya.

BACA JUGA :  Diduga Langggar Netralitas ASN, Camat Dilaporkan ke Bawaslu Banjar

“Bukannya membantu rakyat malah ingin mencabut subsidi, turunkan saja Nathan Samosir dan Sukro,” ungkapnya.

Diketahui, aksi di pemko berakhir audiensi antar pihak organda dan Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina dengan hasil bahwa tuntutan pencabutan jalur khusus dan subsidi BBM solar sudah diterima dan akan ditindaklanjuti.

Selanjutnya aksi masa dilanjutkan menuju ke DPRD Kota Banjarmasin untuk mempertanyakan dua oknum anggota dewan yang ikut ambil bagian dalam aksi sebelumnya.

Baca Juga