Jurnalis Banjar Lolos Perdelapan Final, Tapi PWI Kalsel Berduka…?

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit
Laskar Hidayatullah yang diperkuat tim jurnalis banjar masuk 8 besar

 

HEADLINE9.COM, MARTAPURA – Penampilan Tim Jurnalis Banjar atau JB di luar prediksi.Dengan susah payah dan sisa tenaga, berhasil menumbangkan KONI Banjarmasin di babak penyisihan Futsal Antar Desk yang digelar PWI Kalsel bersama Adaro di Suria Indoor Futsal, Banjarmasin, Sabtu (22/12) petang.

Dua gol berhasil dicetak pemain andalan Tim JB yaitu Asep dan Adi. Seluruh pemain JB bermain sangat lepas dan tanpa beban.

Pasalnya, laga perdana dicukur habis oleh Tim Polda dengan skor 9-1 sampai wasit meniup pluit panjang. Tak ingin pulang lebih cepat, tim berjuluk Laskar Merah Putih atau Punggawa Hidayatullah tersebut langsung menggebrak sejak menit pertama.

Semangat membalut tim JB di laga kedua setelah ada tekad masing masing punggawa Pangeran Hidayatullah dan suntikan motivasi dari Haris, Manajer Tim JB dan dukungan supporter. Permainan mulai padu. Keputusan Kapten JB Adi Perdana yang memilih posisi bertahan ternyata berhasil.

BACA JUGA :  Pesan World CleanUp Day 2018 dari Kabupaten Banjar

Asep yang mempunyai mobilitas tinggi digaris pertahanan lawan ditopang oleh Andre, pemain serba bisa sering menyulitkan lawan. Sedangkan Iday selalu mengecoh dengan pergerakan tipuan untuk membuka posisi serangan Asep dan Andre.

Hasil 2-0 sampai berakhir babak kedua tentu menggembirakan. Dari statistik permainan, teknis dan kekompakan masih di bawah KONI Banjarmasin.

“Kami bersyukur lolos babak perdelapan final. Tahun Lalu Jurnalis Banjar harus puas dapat piala Fair Play, dan 2018 target 4 besar, “ seru Adi Perdana.

Perasaan gembira tergambar di wajah Haris, manajer tim yang selalu berada di sisi lapangan ketika tim JB bertanding. Aku Haris mengakui, energi anak anak sejak awal sudah terkuras menghadapi Tim Wartawan Polda. Kalah dari Polda, pemain diminta berlagak lebih tertutup dan rapat serta menarik diri ke bidang pertahanan.

*Anak anak main disiplin dan sangat fokus, mereka saya minta bermain simpel dan mengalir,” ungkap Haris, sehari hari bertugas sebagai Humas PD Baramarta.

BACA JUGA :  Forkopimda Kalsel Berkomitmen Mendukung KPU dan Bawaslu Sukseskan PSU

Lanjutan babak perdelapan final diisi tim tangguh dan langganan juara yaitu Adaro Vs KONI, DPRD Kota Vs Polda, Polresta Vs Kab Banjar, dan dan Pemprov Vs Kelabau.

Sedianya, laga dilanjutkan Minggu tanggal 23 Desember 2018, namun panitia menunda pekan depan setelah ada musibah.

Keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalsel, berduka. Seorang jurnalis bernama Burhani Yunus, lebih dikenal dengan panggilan Om Abuk tutup usia, Sabtu (22/12) sore ketika jurnalis Banjarmasin Post Grup tengah memperkuat timnya,  Polresta Banjarmasin FC.

Pada menit di awal babak kedua, pria yang gemar sepakbola ini, terduduk. Awalnya diduga karena kelelahan. Namun tak lama berselang, tak sadarkan diri. Abuk sempat dilarikan ke IGD RS Ulin Banjarmasin. Namun di perjalanan, pria kelahiran 13 Juni 1970 ini, menghembuskan nafasnya yang terakhir.

Baca Juga