Tinjau Sekolah, Ketua DPRD Banjar Pastikan Kondisi Tersebut
headline9.com, MARTAPURA – Kondisi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Sungai Kitano, Martapura Timur cukup memprihatinkan dan membahayakan para pelajar.
Beberapa lokal di sekolahan tersebut kondisinya cukup ironi, membuat Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banjar, M Rofiqi langsung meninjau bangunan sekolah.
“Saya kemarin dapat keluhan dari warga yang mengabarkan kondisi SDN 2 Sungai Kitano sudah sangat memprihatinkan. Benar saja, dengan kondisi sebagian konstruksi bangunan yang sudah lapuk ini jelas aktivitas belajar mengajar di sini sudah membahayakan bagi keselamatan 90 siswa yang ada,” ujar Rofiqi kepasa headline9.com, Jumat (16/12/2022).
Rofiqi mengungkapkan, kondisi bangunan sekolah tersebut sudah rusak sekirar 2 tahun lalu.
“Kerusakan ini sehabis banjir besar yang melanda Kabupaten Banjar kemarin,” jelasnya.
Rofiqi menyayangkan Pemerintah Kabupaten (Penkab) Banjar yang minim perhatian terhadap pembangunan sektor pendidikan.
“Saya menilai bangunan sekolahan ini harus diganti. Karena kondisinya sudha tidak layak dan sangat membahayakan. Tiang-tiangnya ada yang sudah lapuk. Ditambah lagi lantainya juga banyak yang berlubang dan bertambal,” ungkapnya.
Pokitisi muda Partai Grindra ini mengingatkan, jika pembangunan di bidang pendidikan merupakan skala prioritas yang sudah dicanangkan pemerintah.
“Dengan demikian, supdah sepatutnya pembangunan sektor pendidikan dijadikan prioritas utama yang harus dilakukan Pemkab Banjar,” katanya.
Lebih jauh, Rofiqi menjelaskan ada beberapa serapan anggaran APBD Kabupaten Banjar untuk keperluan pekerjaan-pekerjaan yang tidak mendesak.
“Contoh pekerjaan paving blok. Jauh lebih penting dan memberikan manfaat besar jika serapan anggaran yang miliaran tersebut diarahkan ke dunia pendidikan. Seperti kondisi SDN2 Kitano yang harus sesegera mungkin direhabilitasi,” ujarnya.
Untuk itu lanjutnya lagi, DPRD Kabupaten Banjar akan menindaklanjuti temuan-temuan masalah pendidikan di lapangan untuk menjadi bahasan prioritas dewan.
Sementara itu, Kepala Sekolah SDN 2 Sungai Kitano, Hj Nurul Hidayah menegaskan kondisi tersebut sudah berlangsung sejak lama.
“Sudah lama kondisi seperti ini,” pungkasnya.
Reporter: Mada Al Madani