Yaya Setiabudi: Kerja Bakti Solusi Tepat Jaga Lingkungan dan Cegah Penyakit

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

headline9.com, KUALA KAPUAS – Camat Selat Yaya Setiabudi, S. Sos, MA mengimbau warga untuk selalu rutin melakukan kerja bakti di lingkungan masing-masing.

Menurutnya, dengan cara ini, warga bisa menjaga kebersihan lingkungan serta mencegah munculnya penyakit.

Apalagi kata Yaya, hingga saat ini Kota Kuala Kapuas masih diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi dan tetap menimbulkan dampak berupa genangan air di beberapa ruas badan jalan. Karena itu, Camat Yaya Setiabudi meminta Lurah agar mengajak warga di setiap lingkungan RT/RW di Kelurahan kota setempat untuk bisa mengaktifkan kegiatan kerja bakti bersama warganya.

BACA JUGA :  Bupati Kapuas Lantik 15 Pejabat Administrator dan Pengawas

“Meski ada kawasan lingkungan RT/RW yang jarang terimbas genangan air, sekalipun hujan turun deras, namun ada baiknya kegiatan kerja bakti tetap dilaksanakan. Ibaratnya mengantisipasi lebih baik dari pada tidak sama sekali,” kata Camat Selat usai mengikuti kegiatan Dirgahayu DWP Ke 23 di aula Kantor Bupati Kapuas, Kamis (26/01/2023).

Mengingat dampak yang ditimbulkan hujan ini tidak hanya genangan atau banjir, namun juga berdampak pada sebaran penyakit. Salah satunya penyakit DBD. Maka dari itu sambung Yaya Setiabudi cara untuk mengatasi dampak yang ditimbulkan hujan tidak lain hanya dengan menjaga lingkungan agar selalu bersih.

BACA JUGA :  Peringati Digital Health Week, Sekda Kapuas Pimpin Diskusi Bersama

Terlepas dari hal tersebut, banyak manfaat didapat ketika warga melaksanakan kerja bakti. Di antaranya, lingkungan terlihat asri dan bersih, banjir atau genangan air yang disebabkan oleh hujan kemungkinan besar tidak akan terjadi, bahkan bibit penyakit ataupun virus sangat kecil potensinya untuk berkembang biak.

“Terpenting warga dapat membiasakan diri untuk tidak membuang sampah di sembarang tempat. Salah satunya di saluran air. Faktor utama penyebab terjadinya genangan air karena terjadi penyumbatan pada saluran akibat penumpukkan sampah,” tutupnya. (Gus)

Baca Juga