Search
Close this search box.
  1. Home
  2. »
  3. Balangan
  4. »
  5. Posyandu Remaja Desa Kupang Kabupaten Balangan Sosialisasikan Bahaya Narkoba

Posyandu Remaja Desa Kupang Kabupaten Balangan Sosialisasikan Bahaya Narkoba

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

headline9.com, PARINGIN – Pemerintah Desa Kupang, Kecamatan Lampihong, mengadakan Sosialisasi Posyandu Remaja, yang mengangkat tema “Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN)”, bertempat di Al Fatah Stable Wisata Berkuda, Desa Harapan Baru, Kecamatan Paringin Selatan, Selasa (7/3/2023).

Sosialisasi bertujuan untuk memberikan pengetahuan bahaya narkoba sejak dini atau anak dan remaja, dari usia 10 sampai 18 tahun.

Hadir pada kegiatan ini, Camat Lampihong, Muhammad Arsyad, Kapolsek Lampihong, Kepala Desa Kupang, Anshari, dan Sub Koordinator Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kabupaten Balangan, Iwan Rasoully selaku narasumber.

Kepada Desa Kupang, Anshari mengharapkan melalui Sosialisasi P4GN, para peserta diberikan pemahaman untuk tidak menyentuh narkoba, dan turut menjaga diri agar tidak melakukan hal yang negatif.

BACA JUGA :  213 PPPK Tenaga Guru di Balangan Terima SK Pengangkatan

“Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan anak dan remaja kita, tidak tergiur dengan obat-obatan terlarang dan terus menjaga diri untuk selalu berbuat hal yang positif,” harapnya.

Narasumber dari BNN Balangan, Iwan Rasoully sangat mengapreasi jajaran Pemerintah Desa Kupang yang dapat mengadakan sosialisasi P4GN, dimana sebelumnya Desa Kupang juga terpilih menjadi salah satu pilot project Desa Bersih Narkoba 2021.

Sosialisasi P4GN menurut Iwan Rasoully harus terus dilakukan, untuk memberikan pemahaman dan meminimalisir bahaya narkoba, oleh karenanya perlu dialokasikan dana untuk mendukung kegiatan tersebut

BACA JUGA :  Sertijab Polres Balangan, Bumi Sanggam Miliki Wakapolres Baru

“Kepada seluruh aparat dan Kepala Desa di Balangan, sisihkan sedikit anggaran untuk kegiatan P4GN guna meminimalisir keadaan darurat narkoba, karena menurut data BNN, sudah ada sekitar 3,6 juta orang pengguna narkoba di Indonesia,” terangnya.

Iwan Rasoully juga mengharapkan kepada remaja di Balangan agar tidak menggunakan narkoba, karena membahayakan mental maupun otak, yang mengakibatkan kerusakan dan bahkan tidak berjalannya lagi fungsi otak.

“Untuk remaja yang ada di Kabupaten Balangan, jangan sampai menggunakan narkoba karena sangat membahayakan, khususnya bisa merusak mental dan otak,” harapnya.

Baca Juga