Jembatan Gantung Di Desa Halong Roboh, Akses Warga Terhambat

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print
Share on reddit
Reddit

Headline9.com, PARINGIN – Jembatan gantung yang terletak di Desa Halong Padang Panjang, RT 06 Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan ambruk sekitar Minggu 16 Januari 2022 malam.

Ambruknya jembatan tersebut sebabkan akses warga terganggu, karena jembatan tersebut merupakan akses satu – satunya bagi warga khususnya warga yang berprofesi sebagai petani.

Tidak hanya itu jembatan tersebut juga merupakan akses cepat bagi warga dari Desa Halong Padang Panjang menuju Desa Kapul begitu pula sebaliknya.

Pantauan Headline9.com, Rabu (19/01/2022) ambruknya jembatan tersebut diakibatkan oleh abrasi tepian sungai karena gerusan air yang terus menerus terjadi.

BACA JUGA :  Dishub Kota Banjarbaru Akan Terbitkan Smart Card.

Camat Halong, M.Johansyah Zahirullah membeberkan, pihaknya telah mengajukan proposal untuk percepatan perbaikan jembatan tersebut.

“Kami sudah menandatangani Proposal yang diajukan pihak Pemerintah Desa yang kemudian akan dikirim ke pihak Pemerintah Daerah,” ucap Camat Halong, Rabu.

Dirinya juga mengatakan bahwa kondisi jembatan masih bagus, namun kondisi tanah yang memang sudah longsor.

“Kondisi jembatan masih bagus, tetapi karena hantaman arus air yang terus menerus membuat tanah penopang tiang jembatan menjadi longsor,” tambahnya

Sementara itu Kepala Desa Halong, Hairani menyampaikan sudah ada beberapa proposal yang dilayangkan ke SKPD di Kabupaten Balangan.

BACA JUGA :  Satpol PP Balangan Razia Warung Malam

“Ada dua proposal yang telah diajukan, yakni ke Dinas PU Kabupaten Balangan, dan Bappedalitabang Kabupaten Balangan,” ujarnya.

Kepala Desa Halong menambahkan, usai semua proposal diteken oleh Camat, pihaknya akan mengajukan proposal ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan.

Diketahui, jembatan tersebut mulanya dibuat pada tahun 2013 oleh Dinas PU Kabupaten Balangan yang diperuntukan untuk warga masyarakat Desa Padang Panjang, dan dalam sehari kurang lebih ada 100 masyarakat yang melintasi jembatan tersebut. (Ald)

Baca Juga