Search
Close this search box.
  1. Home
  2. »
  3. Banjar
  4. »
  5. Mitigasi Banjir di Jalan Veteran, PUPRP Lakukan Normalisasi Handil Jepang

Mitigasi Banjir di Jalan Veteran, PUPRP Lakukan Normalisasi Handil Jepang

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

Headline9.com, MARTAPURA – Mitigasi banjir di kawasan Desa Sungai Sipai, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) melalui bidang Sumber Daya Air (SDA) lakukan normalisasi Sungai Handil Jepang di Jalan Veteran, Desa Sungai Sipai – Martapura Barat, Selasa 16 Mei.

Handil Jepang merupakan salah satu outlet penanganan banjir di Martapura, di mana Handil Jepang memiliki beberapa anak sungai.

Dari pantauan Headline9.com, aliran sungai Handil Jepang dengan panjang 7,345 Kilometer dari dari Jalan Veteran menuju Desa Tangkas, Kecamatan Martapura Barat dipenuhi tanaman eceng gondok dan juga kangkung liar. Sehingga menghambat jalur air, serta Sedimen (Endapan lumpur di dasar sungai).

BACA JUGA :  Akhir Januari, 18 Los Pasar Kuliner Difungsikan

“Kami akan mengusulkan normalisasi Handil Jepang untum di tahun ini. Pada bulan Agustus dilakukan pembahasan mungkin paling cepat Oktober akan kita kerjakan,” ucap Kepala Bidang SDA, Iwan Junaidi kepada Headline9.com pada, Senin 15 Mei siang.

Faktor yang menjadi penghambat jalur air menurut Iwan, diantaranya; adanya pemukiman di dekat aliran Sungai Handil Jepang dan juga keramba ikan.

“Nanti akan kita sosialisasikan dulu kepada warga,” ucapnya.

Rehabilitasi Sungai Handil Jepang yang akan dilakukan oleh Dinas PUPRP melalui Bidang SDA dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sekitar Rp1,5 miliar.

BACA JUGA :  Saidi Mansyur Kukuhkan Pengurus IPI dan Membuka Lomba Bercerita Tingkat SD

Kegiatan normalisasi Sungai Handil Jepang tersebut, dikatakan Iwan Junaidi, sudah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru. Mengingat, buangan air dari wilayah Kota Banjarbaru juga berujung di Sungai Handil Jepang.

“Jadi, mereka juga sangat mengandalkan penanganan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar. Karena itulah kita mengusulkan agar dilakukan kegiatan normalisasi Sungai Handil Jepang menyesuaikan dengan kondisi di lapangan. Karena, jika kita melakukan pelebaran sungai tentunya akan bersentuhan dengan lahan milik warga, sehingga hanya dilakukan pengerukan endapan,” bebernya.

Reporter: Mada Al Madani

Baca Juga