Jumat, April 4, 2025
BerandaBanjarGandeng Puskesmas Karang Intan, Mahasiswa Berbagi Ilmu Gizi

Gandeng Puskesmas Karang Intan, Mahasiswa Berbagi Ilmu Gizi

 

HEADLINE9.COM, MARTAPURA – Kecamatan Karang Intan selalu mendapat perhatian dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Sekarang giliran mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat (PSKM) Fakultas Kedokteran ULM ke Desa Awang Landas, Kecamatan Karang Intan, Kemarin.

Tim kecil memulai program intervensi Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) kedua menggandeng Puskesmas Karang Intan 2. Mereka disebut kelompok 12 dengan personil Farid Ilham Muddin, Gina Ayu Septia Rahman, Elly Rahmah, Etika Safitri, Najwa Syauqiyah,  Narlin dan Noor Wiranita Hidayah.

“Kami memulai pengabdian ke masyarakat membawa misi menyehatkan gizi kepada balita. Interaksi langsung kepada kaum ibu yang memiliki balita, isinya menjelaskan tentang asupan gizi,” kata Gina Ayu Septia Rahman, kemarin di Karang Intan.

BACA JUGA :  Rp8 M, Dinas PUPRP Banjar Tangani 875 Meter Tahap II di Jalan Koridor 4 Martapura

Sementara itu, Ketua Kelompok 12 Farid Ilham Muddin menjelaskan, intervensi rekan mahasiswa beraga. Contohnya program Pos Gizi Masyarakat (Posgiat) dengan pendekatan Positive Deviance (PD) di Desa Sungai Landas Kecamatan Karang Intan. kegiatan seperti ini untuk menumbuhkan kesadaran ibu terkait pentingnya gizi pada balita dengan memanfaatkan sumber daya lokal.

“Satu bulan penuh kami fokuskan kepada ibu dan balita. mahasiswa bersama ahli gizi melakukan kegiatan seperti penyuluhan kesehatan, pola asuh, Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS), demo memasak dan pelatihan kader,” ujar Farid.

BACA JUGA :  Awal Tahun, DPRD Paripurnakan 3 Raperda

Dijelaskan Etika Safitri, balita kurang gizi sangat berdampak pada pertumbuhan fisik maupun mental. Gangguan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan. Menurunnya kekebalan tubuh dan mudah terpapar penyakit. Menghambat prestasi belajar serta muncul kecacatan. Tingginya angka kesakitan, serta kematian.

“Tetap memajukan program pemerintah. Jangan lupa datang ke Posyandu untuk memantau tumbuh kembang balita setiap bulan.” tuturnya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular