1. Home
  2. »
  3. advertorial2
  4. »
  5. Belum Genap Dua Bulan, UPPD Barabai Sudah Layani 5.390 Kendaraan…

Belum Genap Dua Bulan, UPPD Barabai Sudah Layani 5.390 Kendaraan Bermotor

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

Headline9.com, BARABAI – Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Samsat Barabai berhasil melayani 5.390 unit kendaraan bermotor. Dari capaian ini, kendaraan roda lebih mendominasi yaitu sebanyak 4.806 unit. Sedangkan, roda empat 706 unit.

Kepala UPPD Samsat Barabai, Ali Mukhraji, mengakui, memang ada kenaikan mobilitas layanan di kantor induk. “Dari data yang kita diterima pada Juli 2023 untuk komponen kendaraan roda dua saja bertambah sebanyak 488 unit,” ujar dia kepada Headline9.com di ruang kerjanya, Sabtu (12/8) siang.

Jika dibandingkan tahun lalu, kata Ali, cendrung meningkat. Terlebih, selama berjalannya masa relaksasi tingkat berurusan juga mulai mengalami pergerakan positif.

BACA JUGA :  Momen Hari Sumpah Pemuda Ke–94, Mari Bersatu Bangun Bangsa

“Kita lihat pada sektor BBNKB hingga 9 agustus dimulainya pemberian insentif sudah terealisasi Rp1.861.690.000. Sedangkan, PKB juga melonjak drastis hingga Rp3.401.044.450,” beber pejabat senior di UPPD Barabai.

Ia memaparkan, dari komponen kendaraan berjenis roda empat juga terbilang meningkat. Di mana, saat ini tercatat sudah ada 706 unit yang berhasil terlayani. “Sedangkan Juli 2022 lalu, kita ketahui hanya sekitar 584 unit. Itu artinya, ada kenaikan 122 unit,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Enam Beras Merek Lokal Kantongi Sertifikat

Berkaca tahun lalu, dirinya menyebut, kendaraan roda dua hanya terlayani sekitar 4.318 unit. Semenjak program relaksasi berjalan ada kenaikan yang sangat bagus.

“Apabila ini bergerak secara positif. Maka, akan baik juga terhadap penerimaan,” jelasnya.

Dia berharap, apabila ini terus dimanfaatkan dengan baik oleh wajib pajak tentu tunggakan kendaraan yang selama ini menjadi fokus pihaknya mampu diminimalisir.

“Efektivitas dalam rangka memaksimalkan pendapatan terus kami galakkan. Terutama angka tunggakan yang selalu diharapkan dapat terus berkurang,” tukasnya.

Advetorial/Editor : Lintang

Baca Juga