Headline9.com, BANJARBARU – Aksi ‘gengster’ yang sempat melakukan pembacokan terhadap pemuda di Banjarbaru, Rabu (6/12) dini hari, akhirnya diringkus petugas kepolisian. Parahnya lagi, kejadian tersebut ternyata juga melibatkan anak di bawah umur.
Selang tak berapa lama pasca kejadian, Polres Banjarbaru pun bergerak dan berhasil mengamankan pelaku kriminal itu sebanyak 15 orang. Pihaknya pun juga menyita belasan senjata tajam (sajam) sebagai barang bukti (barbuk) atas aksi nekat mereka.
Hasil pantauan di media sosial (medsos), gengster ini sempat beraksi dan konvoi disekitar tempat kejadian. Sehingga, meresahkan warga setempat.

Bahkan, untuk memperlihatkan eksistensinya siapa yang paling ‘jago’. Alhasil, satu orang pemuda asal Martapura menjadi korban hingga harus dilarikan ke rumah sakit akibat sabetan luka dipunggung.
Menurut keterangan Kapolres Banjarbaru, AKBP Dody Harza Kusumah, dari hasil penangkapan 15 pelaku, 9 orang adalah anak-anak yang berumur 13 tahun.
“Kami masih melakukan pengejaran terharap beberapa pelaku lainnya yang masih melarikan diri. Satu orang ada yang masih daftar pencarian orang (DPO). Ini akan segera kami proses,” ujarnya, saat melaksanakan konferensi pers, di Satuan Reserse Kriminal Polres Banjarbaru, Rabu (6/12) siang.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Banjarbaru, Iptu Zuhri Muhammad, menerangkan, 15 pelaku ‘gengster’ yang berhasil diamankan itu mayoritas seluruhnya berasal dari warga asli Kabupaten Banjar.
“Berbagai umur dari usia 13 tahun – 21 tahun. Nah, dari video yang beredar kita selidiki mereka itu kita jemput di berbagai tempat yang mayoritasnya di rumah masing-masing. Mereka (gengster) anak yang putus sekolah dan kurang perhatian dari keluarga,” ungkap dia.
Motif atas tindakan mereka terhadap korban belum diketahui musababnya. Namun diyakini kejadian ini bukan perkelahian melainkan salah sasaran.
Saat ini hanya ada satu orang yang menjadi korban dan masih pendalaman kasus.
Dari hasil penelusuran, tutur Zuhri, karena ini saling unjuk kehebatan antar kelompok. “Jadi mereka mau menunjukkan eksistensi entah itu ego, kekuasaan, kekuatan, siapa yang paling jagau (jago),” tuturnya.
Atas kejadian itu, pihaknya juga mengamankan 16 buah sajam berbagai jenis di sebuah rumah. “Dua diantaranya yang terekam dan beredar di media sosial. Ia membeberkan terduga pelaku menaruh sajam di satu tempat usai melakukan aksi,” pungkasnya.
Reporter : Riswan Surya
Editor : Nasrullah