Headline9.com, BANJARBARU – Kali pertama dalam sejarah, Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Samsat Banjarbaru berhasil meraup penghasilan tertingginya sebesar Rp201,3 miliar lebih.
Kepala UPPD Samsat Banjarbaru, Pengayom Bayu Ajie, menyampaikan, dari total keseluruhan yang dicapai pihaknya ada tiga komponen utama yang mempengaruhi penerimaan tersebut di Kota Banjarbaru.
Yakni Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan (BBN-KB) dan Pajak Air Permukaan (PAP). Namun, juga ditopang dengan SP3Dealer.
Dalam rangkaian ekspose bersama sejumlah awak media, Kamis (28/12/2023) siang, realisasinya bahkan diklaim merupakan paling tertinggi di Banjarbaru.
“PKB ditargetkan sebesar R108 miliar lebih kita berhasil merealisasikan Rp111.015.313.160. Selajutnya, BBN-KB kita ditargetkan Rp72 miliar tercapai Rp86.778.428.700, SP3Dealer Rp597.500.000, bayaran denda Rp2.658.736.150 dan PAP target Rp250 juta lebih berhasil mengumpulkan Rp266.533568.,” katanya.

Itu dikarenakan, ketaatan warga Banjarbaru membayar pajak telah berada di atas level 80 persen. Total angka realistisnya sebesar Rp201.316.511.578.
“Seluruh realisasi penerimaan kita di UPPD Samsat Banjarbaru ini merupakan capaian yang tercatat pada 27 Desember tahun 2023,” tambahnya.
Jika dibandingkan 2022 lalu, kata dia, realisasinya sebesar Rp197.833.204.675. “PKB sebesar Rp107.233.246.882, pembayaran denda Rp4.141.443.255, BBN-KB Rp85.756.742.750, SP3Dealer Rp577.675.000, PAP Rp124.078.788,” beber Bayu Ajie.
Pendapatan yang paling dominan selama 2023, ia berkata, disektor penerimaan BBN-KB. “Pembelian kendaraan terus merangkak naik setelah Banjarbaru ditetapkan sebagai Ibu Kota Provinsi,” bebernya.
Dari pendapatan yang dihasilkan mereka dipastikan pembagian untuk daerah yaitu Kota Banjarbaru dengan besaran 30 persen. Tujuan utamanya tak lain adalah membangun daerah yang lebih baik lagi.
“Yang ditekankan di sini pajak yang kita kumpulkan tidak serta merta ke provinsi tetapi juga ada pembagian ke pemerintah kota setempa. Gunanya apa, ya untuk pembangunan secara berkelanjutan,” tukasnya.
Reporter : Riswan Surya
Editor : Nasrullah