Search
Close this search box.
  1. Home
  2. »
  3. Banjar
  4. »
  5. Patok Tarif Bentor Sampai Ratusan Ribu, Kadishub Banjar: Mereka Bukan…

Patok Tarif Bentor Sampai Ratusan Ribu, Kadishub Banjar: Mereka Bukan Asli Orang Sini!

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit
Kadishub Kabupaten Banjar, I Gusti Nyoman Yudiana, saat menjelaskan sejumlah bentor yang menaikan tarif harga tak wajar. (Foto: tangkapan layar/video)

Headline9.com, MARTAPURA – Tarif tak wajar yang dipatok penarik becak motor (bentor) kepada jamaah haul Guru Sekumpul rupanya sudah terdengar ke telinga Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banjar.

Kadishub Kabupaten Banjar, I Gusti Nyoman Yudiana, menyebut, angka tersebut sangat tidak layak dikenakan pada jamaah haul. Bahkan, pihaknya takkan memberikan toleransi apabila hal ini terulang lagi.

“Memang, kami tadi mendapatkan informasi di lapangan bahwa beberapa bentor mengenakan tarif yang mahal kepada masyarakat,” ujarnya, saat dikonfirmasi usai meninjau kawasan Sekumpul Martapura, Sabtu (13/1/2024).

Sejumlah bentor yang juga sempat mangkal di kawasan Sekumpul dan sekitarnya itu diduga mengenakan tarif tinggi. Mulai Rp75.000 – Rp100.000. Angka tak wajar tersebut juga viral dijejaring media sosial (medsos).

BACA JUGA :  Momen Haul Guru Sekumpul ke-19, Penjual Kripik Marning Raup Omzet Hingga Jutaan Rupiah Per Hari

“Ini sudah tak layak diberikan toleransi. Bahkan, beberapa bentor tadi sudah kita datangi untuk menyesuai tarif yang wajar (diturunkan, red),” ungkap Nyoman.

Tarif yang dikenakan sejumlah penarik bentor ini cukup membuat resah sejumlah jamaah haul. Terlebih, mereka kabarnya juga tak berasal dari Kabupaten Banjar.

“Kita telusuri, bentor-bentor yang mangkal ini bukan berasal dari Kabupaten Banjar. Yang jelas kita akan berkoordinasi dengan sejumlah daerah ke depannya untuk melakukan pendekatan dan sosialisasi agar tak melakukan tarif tinggi alias mahal,” tegasnya.

Sebagai peringatan, jawab Nyoman, masih berupa teguran. “Selain itu, kita juga berikan tegur untuk tidak beraktivitas di kawasan Sekumpul dan sekitarnya,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Kominfo Banjar Gelar Dialog dan Kenalkan Lagi Aplikasi LAPOR

Yang jelas,kata dia, akan menjadi evaluasi pihaknya untuk lebih persuasif lagi dalam meminimalisir kejadian itu.

“Ini menjadi evaluasi kita untuk tahun ke depannya,” pungkasnya.

Kejadian ini bermula, saat salah satu jamaah meminta diantarkan ke Sekumpul. Namun, oknum yang mangkal sebelumnya di Masjid Al Karomah Martapura itu justru mengenakan tarif mahal dan dianggap tak wajar.

“Tadi ada Ibu-ibu diantar ke Sekumpul meminta tarif Rp75.000 – Rp100.000, ini perlu ditindaklanjuti,” demikian bunyinya didalam sosmed yang dibagikan beberapa jam setelahnya.

Reporter : Riswan Surya
Editor : Nasrullah

Baca Juga