Search
Close this search box.
  1. Home
  2. »
  3. Kapuas
  4. »
  5. Wujudkan Informasi Bermedia Sosial Yang Baik, Kominfo Kapuas Bentuk Satgas…

Wujudkan Informasi Bermedia Sosial Yang Baik, Kominfo Kapuas Bentuk Satgas Anti Hoax

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

Headline9.com, KUALA KAPUAS – Pasca pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) beberapa waktu lalu, Pj Bupati Kapuas Erlin Hardi menghimbau masyarakat untuk selalu bijak dalam bermedia sosial dan tidak terpengaruh dengan informasi hoax.

Hal ini dilakukan untuk menjaga persatuan dan persaudaraan diantara sesama masyarakat, mengingat mudahnya penyebaran informasi sekarang ini melalui jaringan media sosial.

Dirinya meminta apabila masyarakat menemukan berita yang belum jelas kebenarannya maupun sumbernya, agar dapat menghubungi Satgas Anti Hoax Kabupaten Kapuas yang dikoordinir oleh Dinas Kominfo Kapuas atau juga bisa menghubungi Call Center 0821 7777 5960.

BACA JUGA :  Ben Brahim Beri Bantuan Korban Kebakaran di Kapuas Murung

Erlin Hardi berpesan agar masyarakat menghindari untuk memancing dan memulai konflik dengan siapapun ketika menggunakan media sosial, begitu pun juga menghindari memberi komentar yang mencela dan menjelekkan orang lain. “Biasakan untuk selalu memilah dan memikirkan apapun sebelum diposting, khususnya ketika mau berbagi foto dan video,” ujarnya.

Untuk itulah, Pj Bupati Kapuas itu mengajak masyarakat untuk menggunakan media sosial dalam segala hal yang dirasakan positif dan bermanfaat, yang tentunya tidak berisikan informasi hoax atau palsu.

BACA JUGA :  Hadiri Perayaan Ultah Gereja Bethel Indonesia Seth Adji Ke-47, Ini Pesan Sekda Kapuas Septedy

“Mari kita bijak dalam bermedia sosial, dengan selalu kita jaga persatuan dan kesatuan sehingga masyarakat dapat selalu tenang dan damai,” pungkas Erlin.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kapuas Hartoni U. Sawang juga menyampaikan Satgas Anti Hoax yang dibentuk agar supaya melabeli stempel hoax pada setiap informasi keliru, baik berkategori hoax, disinformasi, maupun misinformasi agar mudah dipahami masyarakat.

“Selain melabeli stempel informasi hoax, tugas yang dilakukan Satgas Antihoaks ini termasuk mengomunikasikan dan membangun narasi Pemilu Damai 2024,” katanya.

Baca Juga