Search
Close this search box.
  1. Home
  2. »
  3. DPRD KALSEL
  4. »
  5. Rapat Kerja Pansus II LKPj: Peningkatan Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan…

Rapat Kerja Pansus II LKPj: Peningkatan Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani di Banjarmasin

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

Headline9.com, BANJARMASIN – Komite Khusus (Pansus) II LKPj Tahun Anggaran 2023 telah mengadakan rapat kerja, Kamis, 4 April 2024, sebagai bagian dari proses peninjauan, evaluasi, dan pengawasan atas implementasi kebijakan dan pengelolaan anggaran daerah.

Dipimpin oleh Imam Suprastowo, Ketua Pansus II LKPj yang juga merupakan pakar ekonomi dan keuangan, rapat tersebut dihadiri oleh berbagai dinas terkait, termasuk Dinas Kehutanan, Perkebunan dan Peternakan, Kelautan dan Perikanan, Perdagangan, Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta Perindustrian dari Provinsi Kalimantan Selatan.

BACA JUGA :  Komisi I DPRD Kalsel dan KI Kalsel Gali Peluang Peningkatan Keterbukaan Informasi di Jakarta Pusat

Imam Suprastowo, politikus senior dari PDI Perjuangan asal Bojonegoro, menyampaikan penghargaan atas prestasi yang telah dicapai oleh mitra kerjanya melalui berbagai program yang telah dijalankan. Ia juga memberikan beberapa catatan penting, menekankan perlunya peningkatan potensi di setiap dinas sesuai dengan wewenang mereka untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Fokus utama Imam Suprastowo adalah pada ketahanan pangan, khususnya dukungan terhadap para petani. Beliau secara rutin menyoroti isu ini dalam setiap sosialisasi peraturan daerah, sering kali mengangkat tema ketahanan pangan dan gerakan revolusi hijau.

BACA JUGA :  Evaluasi Program Banhub: Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel Dorong Peningkatan Fasilitas dan Promosi Pariwisata

Beliau berharap agar petani dapat memperoleh bibit dan pupuk berkualitas tinggi dengan mudah. Menurut Imam Suprastowo, kemudahan akses terhadap pupuk adalah kunci untuk meningkatkan produktivitas pertanian. “Kita ingin para petani kita memiliki kemandirian. Jika terus bergantung pada bantuan, jumlah petani akan berkurang, padahal mereka adalah tulang punggung pemenuhan kebutuhan pangan,” tutur Imam Suprastowo.

Baca Juga