Search
Close this search box.
  1. Home
  2. »
  3. Hukum dan Peristiwa
  4. »
  5. Pasca Terperosok ke Drainase, Dishub Kalsel Segera Evaluasi BTS Banjarbakula

Pasca Terperosok ke Drainase, Dishub Kalsel Segera Evaluasi BTS Banjarbakula

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

Headline9.com, BANJARBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Selatan segera melakukan evaluasi pasca insiden Bus by The Service (BTS) Banjarbakula masuk dranase saat melakukan rute (jurusan) perjalanan dari km17 Terminal Gambut Barakat, menuju Simpang Empat Banjarbaru, Jumat (10/5/2024) pagi tadi.

Kepala Dinas Perhubungan Kalsel, M Fitri Hernadi, mengungkapkan, evaluasi nantinya akan melibatkan seluruh Dishub kabupaten/kota. Menyusul adanya rerouting (perubahan rute) termasuk penjadwalan dan headway untuk lebih mengakomodir kebutuhan masyarakat sebagai pengguna transportasi ini.

“Secara pengelolaan tetap dilakukan PT Bagong Dekaka Makmur. Handover anggaran BTS per 1 Mei 2024 dari Kemenhub sudah dilimpahkan ke Dishub Kalsel tetapi saat ini kami masih transisi. Namun begitu, evaluasi akan melibatkan semua stakeholder terutama yang masuk akses Banjarbakula. Rencananya dua bulan ke depan (Juli atau Agustus),” ungkapnya, saat dikonfirmasi via whatsapp, Jumat (10/5/2024), malam.

Berdasarkan informasi dari pihak ketiga yang mengelola BTS Banjarbakula, kata Fitri, pihak operator penyedia jasa layanan angkutan antar kota ini masih melihat kronologis dari insiden tersebut apakah benar pengemudi transportasi yang telah beroperasi sejak tahun 2022 lalu dalam kondisi mengantuk.

BACA JUGA :  Tersandung Jual Lahan Negara, Oknum Aparatur Desa Mandiangin Timur juga Terseret Dugaan Tanda Tangan Palsu

“Apabila benar sopir mengantuk maka dikenakan sanksi di skor selama 3 hari demikian yang disampaikan pihak ketiga. Beruntung, dari kejadian ini seluruh penumpang berhasil selamat termasuk pengemudinya. Dan dialihkan lewat angkutan armada yang kebetulan berada dibelakang,” katanya.

Atas insiden ini, ia menjamin keselamatan dan kenyamanan penumpang. Mengingat, selain PT Bagong Dekaka Makmur sebagai penyedia layanan angkutan massal itu, pihaknya juga menggandeng PT Surveyor Indonesia. “Mereka sebagai pengawas dan evaluator, keduanya menjadi mitra dari Pemprov Kalsel dalam menjamin keselamatan dan kenyamanan penumpang sebagai pengguna transportasi,” bebernya.

Ia yang juga ditunjuk sebagai Pj Sekdakab Tabalong tersebut mengatakan secara detail bisa menanyakan secara lengkap kepada PT Bagong Dekaka Makmur.

“Baik itu Standart Operating Procedure (SOP) ataupun yang menghandel rangkaian pelaksanaan BTS Banjarbakula bisa tanyakan kepada operator dari perusahaan bersangkutan,” papar Fitri.

BACA JUGA :  4 Orang Masih Buron, 3 Tersangka Siap-siap Diganjar 9 Tahun Penjara

Saat dilakukan upaya konfirmasi ke operator PT Bagong Dekaka Makmur selaku penyedia pengadaan layanan angkutan massal untuk Bus by The Service (BTS) Banjarbakula tidak ada jawaban. Hingga berita ini diterbitkan belum ada klarifikasi jelas.

Diketahui, kecelakaan tunggal itu bermula saat bus yang dikemudikan seorang sopir dengan nopol DA 7170 PN tiba-tiba terperosok ke drainase dengan posisi miring menyandar ke pagar markas Kompi Senapan A Yonif 623/BWU. Lokasi ini berada di Jalan kilometer (km) 21, Kecamatan Liang Anggang, Banjarbaru. Sang pengemudi BTS Banjarbakula tersebut diduga dalam kondisi mengantuk dan kini laporannya sudah masuk ke Unit Laka Satlantas Polres Banjarbaru.

Beruntung kejadian ini tak menyebabkan kerugian materi dan korban jiwa. Hanya saja, kondisi pada BTS Banjarbakula yang terperosok masuk ke drainase tersebut pada jendela sebelah kiri pecah.

Reporter : Riswan Surya
Editor      : Nashrullah

Baca Juga