Search
Close this search box.
  1. Home
  2. »
  3. Tanah Bumbu
  4. »
  5. Workshop Penulisan Sastra Menuju Pengembangan Kebudayaan

Workshop Penulisan Sastra Menuju Pengembangan Kebudayaan

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

Headline9.com, BATULICIN – Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) menggelar workshop penulisan sastra tahun 2024.

Workshop penulisan sastra dengan tema “Indah Bahasa Daerahku, Lestari Budayaku” dilaksanakan di Gedung PKK, Kapet, 14-15 Mei 2024.

Kepala Disbudporapar Tanbu, H Syamsuddin di wakili Plt Sekretaris Disbudporapar, Hj. Nooryana membuka secara resmi workshop penulisan sastra tersebut.

Hj. Nooryana mengatakan dalam rangka peningkatan kualitas SDM di Tanbu. Khususnya di bidang sastra, maka Disbudporapar Tanbu melaksanakan workshop penulisan sastra, baik berupa cerpen ataupun puisi.

“Kegiatan ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, ada 10 objek pemajuan kebudayaan, yang salah satunya adalah bahasa yang perlu kita lestarikan,” sebut Nooryana.

BACA JUGA :  Expo 2024 Mappanre Ri Tasi'e Diramaikan Dekranasda Luar Tanbu 

Tujuan dilaksanakannya workshop penulisan sastra yakni dalam rangka melaksanakan program pengembangan kebudayaan.

Sedangkan tujuan khususnya yakni untuk meningkatkan kualitas dan kreatifitas dalam menulis karya sastra.

Dia mengatakan, sastra dapat menggambarkan keunikan, kekayaan, dan keberagaman budaya suatu bangsa.

Sastra menjadi wadah tepat untuk menjaga dan melestarikan nilai-nilai luhur yang ada dalam budaya suatu bangsa, seperti nilai adat, kepercayaan dan tradisi.

Untuk itu, sambungnya, Disbudporapar Tanbu kedepannya berkomitmen penuh dalam pemajuan kebudayaan, salah satunya memberikan pendidikan dan pelatihan SDM pada bidang sastra.

“Workshop seperti ini akan menjadi kegiatan rutin tahunan guna peningkatan kualitas SDM yang merupakan bagian dari mendukung visi misi daerah, serta akan memberikan dampak dan kontribusi terhadap pengembangan nilai seni dan budaya yang ada di Kabupaten Tanah Bumbu,” kata Nooryana.

BACA JUGA :  Majelis Lailatul Jum,at Tanbu Hadirkan Guru Muhammad Yanor Dari Kalua Kab Tabalong.

Kegiatan ini, juga tidak saja menjadi ajang kreatifitas dalam berkarya, namun juga menjalin silaturahmi antar peserta, membangun semangat juang untuk melestarikan seni dan budaya.

“Hasil karya pada workshop penulisan sastra kali ini akan kita bukukan menjadi sebuah karya yang dapat kita perkenalkan kepada masyarakat,” ucapnya.

Adapun kegiatan bekerjasama dengan komunitas, para pecinta sastra dan muda-mudi generasi penerus.

Pesertanya yakni dari komunitas, perkumpulan, organisasi dan Lembaga Adat yang anggotanya pecinta sastra.

Sementara itu, narasumber adalah Syamsuddin, S.Pd Guru dan Sastrawan dari Banjarmasin Kalimantan Selatan, dan, Budi Kurniawan S.Sos Sastrawan dari Kalimantan Selatan. (MHL)

Baca Juga