Search
Close this search box.
  1. Home
  2. »
  3. Tanah Bumbu
  4. »
  5. Pengembangan Ketahanan Pangan Selaku Penyangga IKN, Pemkab Tanbu Konsultasi Dengan…

Pengembangan Ketahanan Pangan Selaku Penyangga IKN, Pemkab Tanbu Konsultasi Dengan Kementan RI

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

Headline9.com, BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kementerian Pertanian di Jakarta. Kunjungan ini berkaitan dengan status daerah ini sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), 

Kunker di pimpin langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Ambo Sakka, Rabu (5/6/2024), dengan tujuan Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian.

Kunker tersebut dalam rangka konsultasi dan koordinasi terkait pengembangan pertanian dan ketahanan pangan di Tanbu.

“Ini penting di laksanakan. Mengingat Tanbu sebagai penyangga IKN,” ujar Sekda.

BACA JUGA :  Tanbu Ikuti Rakornas Pengelolaan Pendapatan Via Zoom

Tanbu juga di tetapkan sebagai Kawasan Perdesaan Agropolitan oleh Kemendes PDTT dan memiliki tugas penting menyediakan kebutuhan pokok seperti beras.

Diaa juga menyampaikan rencana pembangunan bendungan di Tanbu yang telah mendapat persetujuan dari Kementerian LHK.

“Kami mohon petunjuk dan arahan dari Pak Dirjen, mengingat ini juga bagian dari tugas negara, karena Tanbu menjadi kawasan agropolitan dan penyangga IKN,” ujarnya.

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian, Ali Jamil, menyambut baik kunjungan rombongan Pemkab Tanbu tersebut.

BACA JUGA :  Masjid Darul Ihsan Diresmikan Harapan Sekda Tanbu Agar Dukung Program SDM

Dia juga mendukung rencana pembangunan bendungan di Tanbu, Dia berharap agar jaringan irigasi bendungan dapat mengalir ke sawah-sawah masyarakat.

“Hal ini penting mengingat banyak bendungan di Indonesia yang tidak memiliki jaringan irigasi,” katanya.

Adapun rombongan Pemkab Tanbu yang melaksanakan Kunker terdiri dari Camat Kusan Hilir, Kusan Tengah, Teluk Kepayang, dan Kuranji, serta Kepala Desa dari masing-masing kecamatan yang di tetapkan sebagai Desa Agropolitan. (MHL)

Baca Juga