Habib Abdurrahman Baragbah Berpulang, Sesepuh Habaib Martapura itu Dikenal Dekat Abah Guru Sekumpul

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print
Share on reddit
Reddit

 

HEADLINE9,MARTAPURA-Ratusan masyarakat dan juga kalangan habaib mengantar langsung jenazah Almarhum Habib Abdurahman Baragbah pada minggu (23/09) siang.


Jenazah habis sepuh berusia  91 tahun terswvjehr diantar mulai dari rumahnya di jalan Pangeran Hidayatullah, Gang Hidayah, kelurahan Keraton, Martapura ke pemakaman umum karangan putih.

Isak tangis pun dari para keluarga dan juga masyarakat tak terbendung, ketika jenazah almarhum di masukan ke liang kubur dengan diiringi surah yasin.
Semasa hidupnya, Almarhum Habib Abdurahman Baragbah dikenal sangat ramah dan pemurah kepada masyarakat, hal itulah yang membuat rasa cinta kepada sosok ulama tersebut dan akan selalu di kenang oleh semua kalangan.

BACA JUGA :  Kasihan Anak SDN 2 Galam Rabah... Setelah Bangunan Sekolah Terbakar Proses Belajar dan Mengajar Dilakukan di Bawah Tenda


Dari keterangan salah satu keponakan beliau Habib Hasan Alwi menuturkan, sosok almarhum ini sangat baik, dan selalu menerima dengan ramah jika masyarakat yang datang bertamu ke rumahnya untuk berobat.
“beliau sangat baik, siapa pun yang datang untuk bertamu ke rumah beliau selalu di sambut dengan ramah tanpa membedakan satu hal apa pun, ”katanya
Dia juga menceritakan, Almarhum salah satu ulama yang sangat dekat dengan Almarhum KH Zaini Bin Abdul Ghani (guru sekumpul) dan sering banyak menghabiskan waktu bersama guru sekumpul.
“beliau sangat dekat dengan guru sekumpul, beliau juga waktu masih sehat sebelum menggunakan kursi roda, sering menjadi imam di Musala Ar Raudah, dan baca doa di saat haul guru sekumpul,”ujarnya
Hal senada juga disampaikan oleh salah satu jamaah yang hadir M Ilham, dia mengaku sering datang bertamu ke rumah beliau, sambutan beliau pun sangat ramah.
“saya sering bertamu ke rumah beliau, beliau ini luar biasa baiknya, siapa pun yang datang beliau tak pernah menolak, ”ungkapnya.
Sementara prosesi pemakaman itu di awali dengan pembacaan surah yasin, dan pembacaan talqin yang di bacakan oleh Habib Ali Assegap.(SR)

BACA JUGA :  Dikaitkan dengan PDAM, Begini Tanggapan mereka pasca Jalan Cor Beton dan Siring Ambruk

Baca Juga