Kamis, April 3, 2025
BerandaBalanganDinkes Balangan Gelar Orientasi Revisi Buku KIA 2024 ke Versi Terbaru

Dinkes Balangan Gelar Orientasi Revisi Buku KIA 2024 ke Versi Terbaru

Headline9.com, BALANGAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Balangan menggelar orientasi revisi buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) tahun 2024 dan dihadiri oleh 36 bidan dan tenaga kesehatan dari puskesmas, bertempat di Aula Dinkes, Paringin Selatan, Selasa (11/2/2025).

Buku KIA penting dimiliki setiap ibu hamil, karena digunakan sebagai media pencatatan dan pemantauan perkembangan kesehatan bagi ibu dan bayi. 

Seiring perkembangan zaman, buku KIA terus mengalami perubahan guna menunjang pemantauan perkembangan ibu hamil dan anak. 

Disampaikan, JF Administrasi Kesehatan Ahli Muda Dinas Kesehatan Balangan, Maya Sari Dalam buku KIA terdapat beberapa perubahan antara buku KIA tahun 2025 dibandingkan dengan tahun 2024.

BACA JUGA :  Samakan Persepsi, Polres, PWI, Kominfo Balangan Teken MoU

“Orientasi revisi buku KIA tahun 2024 dimana buku KIA ini direvisi mungkin ada beberapa penambahan-penambahan seperti kesehatan jiwa pada ibu hamil dan edukasinya lebih bertambah lagi dari buku KIA sebelumnya”

Maya Sari juga menambahkan, dengan terisinya buku KIA ini diharapkan mampu menjadi alat edukasi yang bermanfaat ke masyarakat dan menjadi bahan perjalanan rekam medik antara ibu hamil dan balita.

Kegiatan orientasi ini bertujuan untuk memfasilitasi peserta untuk memahami isi buku KIA yang baru sehingga memudahkan dalam penerapan pelayanan kepada ibu dan bayi di lingkungan kerja.

BACA JUGA :  Bupati Balangan Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran

Sementara itu, Bidan koordinator Paringin Selatan, Risni menyampaikan buku KIA sebagai sarana home based recording bagi kesehatan ibu dan anak secara lengkap dan komprehensif serta menjadi media bagi pemberdayaan keluarga dan masyarakat untuk mendukung peningkatan kesehatan ibu dan anak.

“Dalam buku KIA yang baru ini diharapkan bidan-bidan itu bisa mendeteksi sedini mungkin terjadinya komplikasi, atau masalah kehamilan itu harus ditemukan sedini mungkin sehingga kita dapat memberikan penanganan langsung secara tepat”.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular