BerandaRantauSekda Tapin Tekankan Pentingnya Budaya Inovasi untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Sekda Tapin Tekankan Pentingnya Budaya Inovasi untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

headline9.com, RANTAU – Sekretaris Daerah Kabupaten Tapin, Unda Absori, menegaskan pentingnya membangun budaya inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan daerah.

Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi dan Monitoring Evaluasi (Monev) Inovasi Daerah Kabupaten Tapin Tahun 2026 di Grand Dafam Q Hotel, Senin (13/4/2026).

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Tim Inovasi Daerah, Unda Absori menyampaikan bahwa inovasi kini menjadi kebutuhan mendasar dalam menghadapi dinamika pembangunan dan tuntutan pelayanan masyarakat.

“Inovasi merupakan kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mempercepat pembangunan daerah. Dengan inovasi, kita mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang,” ujarnya.

Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) membangun budaya kerja inovatif melalui berbagai solusi kreatif, tepat guna, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

BACA JUGA :  Tanaman Porang Langka Terus Diburu

Menurutnya, setiap OPD diwajibkan menyampaikan minimal lima inovasi yang telah berjalan selama dua tahun dan memenuhi indikator penilaian.

“Setiap inovasi harus dilengkapi data dukung dan memiliki tingkat kematangan minimal 108 poin,” tegasnya.

Ke depan, inovasi daerah diharapkan tidak hanya berorientasi pada output, tetapi juga mampu menghasilkan outcome yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat serta berpotensi direplikasi.

Unda Absori juga memberikan perhatian khusus kepada sektor-sektor wajib seperti kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan, sosial, hingga ketertiban umum dan perlindungan masyarakat.

“Saya minta masing-masing sektor wajib segera melaporkan minimal satu inovasi yang sudah berjalan dengan nilai kematangan minimal 108. Ini menjadi syarat penting mengikuti penilaian Indeks Government Award (IGA) 2026,” jelasnya.

BACA JUGA :  Permudah Masyarakat, Pemkab Tapin Mantapkan Diri Bakal Buka MPP Tingkat Kecamatan

Ia menambahkan, Tim Inovasi Daerah akan melakukan monitoring dan evaluasi secara rutin terhadap pelaksanaan dan pelaporan inovasi daerah.

Menurutnya, seluruh pelaporan inovasi harus sudah rampung dan disampaikan kepada Kementerian Dalam Negeri melalui Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) sebelum Juni 2026.

Di akhir arahannya, Sekda Tapin mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah mendukung kebijakan kepala daerah dalam meningkatkan Indeks Inovasi Daerah sebagai salah satu indikator utama kinerja pemerintah.

“Kita ingin Tapin tidak hanya berinovasi, tetapi juga mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional,” pungkasnya.

- Advertisment -
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
headline9
- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular