headline9.com, KOTABARU – Kabupaten Kotabaru menampilkan dua inovasi unggulan di bidang promosi kesehatan dan kesehatan lingkungan saat verifikasi lapangan Tenaga Kesehatan Teladan (Nakesdan) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2026 yang digelar di UPTD Puskesmas Sungai Kupang, Rabu (13/5/2026).
Verifikasi yang dilakukan tim penilai provinsi tersebut merupakan bagian dari proses seleksi tenaga kesehatan teladan untuk menilai kinerja, inovasi, dan kontribusi tenaga kesehatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan serta derajat kesehatan masyarakat.
Dalam kegiatan itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru mempresentasikan dua program inovatif yang telah diterapkan di lapangan. Program pertama adalah LENTERA SAIJAAN (Layanan Edukasi Terpadu Kesehatan) yang dikembangkan Yan’ariyanti Wydyiastuti, SKM, M.Kes dari UPTD Puskesmas Sebatung. Inovasi tersebut berfokus pada penguatan edukasi kesehatan kepada masyarakat melalui pendekatan yang lebih terintegrasi.
Sementara inovasi kedua, JERNIS DAMIU (Jaga Bersih, Jaga Kualitas dan Higienis pada Pengelola Depot Air Minum Isi Ulang), digagas Risfiannisa, S.Tr.Kes dari UPTD Puskesmas Sungai Kupang. Program ini menitikberatkan pada peningkatan pengawasan dan standar higienitas depot air minum isi ulang guna melindungi masyarakat dari risiko penyakit yang ditularkan melalui air.
Perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam penilaian Nakes Teladan bukan sekadar mengejar prestasi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan berbagai upaya dan inovasi yang telah dijalankan tenaga kesehatan dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan mutu pelayanan serta mendorong tenaga kesehatan agar lebih inovatif dalam menjawab tantangan di lapangan,” ujarnya.
Tim penilai dari Provinsi Kalimantan Selatan melakukan penilaian secara menyeluruh, mulai dari aspek administrasi, inovasi program, hingga implementasi dan dampaknya terhadap masyarakat. Verifikasi lapangan juga menjadi sarana untuk melihat secara langsung bagaimana program yang diusung dijalankan di fasilitas pelayanan kesehatan.
Kehadiran tim penilai disambut sebagai momentum untuk memperkuat budaya inovasi di lingkungan pelayanan kesehatan. Pemerintah Kabupaten Kotabaru menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan kompetensi tenaga kesehatan sekaligus mendorong lahirnya program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui verifikasi ini, diharapkan inovasi yang dikembangkan tenaga kesehatan Kotabaru tidak hanya mampu bersaing di tingkat provinsi, tetapi juga menjadi model praktik baik dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

