BerandaTapinBupati Tapin Ingatkan PPPK, Status ASN Bukan Sekadar Soal Pekerjaan

Bupati Tapin Ingatkan PPPK, Status ASN Bukan Sekadar Soal Pekerjaan

headline9.com, RANTAU – Bupati Tapin H Yamani mengingatkan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) agar tidak memandang status sebagai aparatur sipil negara (ASN) sebatas pekerjaan. Di balik status tersebut, terdapat tanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Pesan itu disampaikan H Yamani saat menutup Orientasi PPPK Angkatan I hingga VII di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapin Tahun 2026, di Pendopo Galuh Bastari, Selasa (11/8/2026).

Ia mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan rangkaian orientasi. Namun, Yamani berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada pemenuhan kewajiban administratif.

Menurutnya, orientasi harus menjadi bekal bagi PPPK dalam memahami tugas, tanggung jawab, nilai dasar ASN serta etika dalam menjalankan pelayanan publik.

BACA JUGA :  Wabup H Juanda Tegaskan Komitmen Perkuat SPIP-T, Tata Kelola Harus Bersih dan Terintegrasi

“Menjadi PPPK bukan hanya memperoleh status sebagai aparatur pemerintah, tetapi juga mengemban amanah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Yamani meminta seluruh peserta menerapkan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama orientasi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Integritas, disiplin, profesionalisme dan loyalitas, menurutnya, harus menjadi bagian dari sikap setiap aparatur. Nilai tersebut penting agar pelayanan kepada masyarakat berjalan sesuai tanggung jawab yang diemban.

“Junjung tinggi integritas, disiplin, profesionalisme, loyalitas dan semangat melayani,” pesannya.

Dituntut Adaptif dan Terbuka pada Inovasi

Bupati Tapin juga mengingatkan bahwa tantangan penyelenggaraan pemerintahan semakin kompleks. Kondisi itu menuntut aparatur untuk mampu beradaptasi terhadap perubahan dan terus meningkatkan kompetensi.

BACA JUGA :  Pelatihan Kecantikan untuk Tingkatkan Keterampilan Perempuan Tapin Resmi Dibuka

Pemanfaatan teknologi serta keterbukaan terhadap inovasi, lanjut Yamani, menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas kinerja aparatur.

Ia berharap kemampuan tersebut dapat diterapkan untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, mudah dan berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Tapin.

Yamani menekankan agar PPPK tidak hanya berorientasi pada penyelesaian pekerjaan, tetapi juga memahami dampak dari setiap tugas yang dijalankan terhadap masyarakat.

“Bekerjalah dengan hati, melayani dengan tulus, dan berikan kinerja terbaik untuk masyarakat dan daerah,” pungkasnya.

- Advertisment -
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
headline9.com
headline9.com
headline9.com
headline9.com
headline9.com
headline9.com
headline9.com
headline9.com
- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular