BerandaBanjarKemenbud Angkat Sejarah Perjuangan Syekh Yusuf Al-Makassari di Banjarbaru

Kemenbud Angkat Sejarah Perjuangan Syekh Yusuf Al-Makassari di Banjarbaru

Headline9.com, BANJARBARU – Perjuangan Syekh Yusuf Al-Makassari dalam menyebarkan Islam sekaligus melawan penjajahan menjadi bagian penting sejarah bangsa yang perlu terus dikenalkan kepada masyarakat, terutama generasi muda.

Ulama yang dikenal sebagai pahlawan nasional tersebut memiliki rekam jejak perjuangan yang tidak hanya berlandaskan nilai keagamaan, tetapi juga semangat melawan kolonialisme. Kisah perjuangannya kembali diangkat melalui kegiatan Temu Narasi bertajuk “Refleksi 400 Tahun Syekh Yusuf Al-Makassari: Perkokoh Kebinekaan, Menginspirasi Zaman” di Auditorium Museum Lambung Mangkurat, Banjarbaru, Kamis (5/11/2026).

Kegiatan yang digelar Kementerian Kebudayaan melalui Balai Pelestarian Kebudayaan Kalimantan Selatan itu bertujuan memperluas pemahaman masyarakat terhadap sosok dan nilai perjuangan Syekh Yusuf Al-Makassari.

Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Kalimantan Selatan, Manggar Sari Ayuati, mengatakan, pengenalan kembali tokoh sejarah seperti Syekh Yusuf penting dilakukan agar perjuangannya tidak hanya dikenal dalam catatan sejarah, tetapi juga dipahami oleh masyarakat luas.

BACA JUGA :  46 Guru dan Tenaga Kependidikan SD di Banjarbaru Resmi Purna Tugas

Menurutnya, media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi sejarah kepada publik. Terlebih, Syekh Yusuf Al-Makassari memiliki rekam jejak perjuangan yang mendapat pengakuan internasional melalui UNESCO.

“Dalam kegiatan ini tentunya diharapkan Syekh Yusuf Al-Makassari dapat dikenal mengingat rekam jejak sejarahnya masih minim. Sehingga, dengan menggandeng kalangan media tentu informasi mengenai sejarah ulama masyhur ini dapat tersampaikan dan diharapkan mampu dikenal ke masyarakat,” ungkapnya.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Selatan, Zainal Helmie, berharap kegiatan tersebut dapat menambah wawasan wartawan sekaligus mendorong penggalian lebih dalam terhadap sejarah perjuangan Syekh Yusuf sebagai ulama dan pahlawan nasional.

“Saya berharap para wartawan yang hadir dapat menggali serta mendapat pengetahuan melalui sejarah perjuangan dari seorang pahlawan nasional sekaligus ulama masyhur Syekh Yusuf Al-Makassari dan ini jadi pengalaman terbaik kepada kita semua,” paparnya.

BACA JUGA :  Pansus LKPJ Bupati Heran, Datanya Kok Sama dengan Tahun 2017

Ia juga mengapresiasi Kementerian Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Diplomasi, Promosi dan Kerja Sama Kebudayaan yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut, baik secara langsung maupun daring.

Sementara itu, Staf Ahli Wali Kota Banjarbaru Bidang Pemerintahan, Pembangunan dan Kemasyarakatan, Abdussamad, menilai pengenalan sejarah perjuangan Syekh Yusuf penting bagi generasi muda, terutama di tengah perkembangan digitalisasi.

Menurutnya, nilai perjuangan dan religiusitas yang diwariskan Syekh Yusuf dapat menjadi pengingat bahwa sejarah memiliki pelajaran penting bagi kehidupan masa kini.

“Meski sedang menghadapi tantangan digitalisasi, tentu sejarah penting sebagai pengingat. Apalagi, perjuangan yang dilakukan oleh Syekh Yusuf Al-Makassari serta nilai luhur yang telah diberikan. Kami juga berterima kasih kepada Kementerian Kebudayaan dalam memfasilitasi kegiatan ini,” ujarnya.

Temu Narasi tersebut turut dihadiri akademisi, peneliti, pakar sejarah Kalimantan Selatan, serta jajaran pengurus PWI Kalsel.

Reporter: Riswan | Editor: Nasrullah

- Advertisment -
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
headline9.com
headline9.com
headline9.com
headline9.com
headline9.com
headline9.com
headline9.com
headline9.com
- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular