Setelah Hujan dan Posko Karhutla Berkurang, BPBD Banjar Justru Antisipasi Masalah Baru

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print
Share on reddit
Reddit
Kepala BPBD Banjar Muhammad Irwan Kumar

HEADLINE9.COM, MARTAPURA – Hujan turun beberapa hari belakangan di wilayah Kabupaten Banjar tampaknya membuat titik hot spot di wilayah terbesar kedua di Kalimantan selatan itu menjadi menurun drastis.

Selain itu asap yang menyelimuti beberapa wilayah di Kabupaten Banjar juga menurun akibat di guyur hujan.

“Hot spot kita sudah menurun banyak, karena hujan sudah mulai merata. Namun untuk jumlah curah hujan masih kurang. Dan dari BMKG juga mengatakan curah hujan masih belum tinggi, ”ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah( BPBD) M Irwan Kumar.

Asap Makin Tebal, 25 Ribu Warga Banjar Sakit Ispa

Dikatakannya Irwan, meski titik-titik karhutla telah menurun, namun pihak BPBD masih terus melakukan pemantauan di beberapa titik.

BACA JUGA :  Kakak Beradik Pembunuh Pengantin Baru di Palembang Berhasil Diringkus

“Sesuai dengan SK berakhir pada 31 oktober mendatang. Posko kita masih ada, namun yang tadinya ada 4 posko, kini hanya ada satu yakni posko induk aja,”katanya.

BACA JUGA :  PPK Baru Jaga Integritas dan Harus Netral

Dengan terjadinya peralihan musim kemau ke musim hujan, BPBD telah melakukan antisipasi untuk menghadapi adanya kemungkinan terjadi longsor.

“Kita tetap antisipasi, dengan melakukan koordinasi ke pihak aparatur desa yang wilayah-wilayahnya yang rentan longsor untuk selalu diawasi, dan kita BPBD akan selalu siap turun ke lapangan jika ada terjadi longsor, ”pungkasnya.(sairi)

Baca Juga