Pengambilan Keputusan Berjalan Panas dan Terjadi Aksi Walk Out, Dewan Banjarbaru Setujui Anggaran Relokasi Pasar Bauntung

HEADLINE9.COM, BANJARBARU – Meski diwarnai pro dan kontra, DPRD Banjarbaru akhirnya menyetujui pembiayaan relokasi Pasar Bauntung. Melalui rapat paripurna internal yang digelar di Gedung DPRD Banjarbaru, belum lama tadi.

Dengan adanya persetujuan dari pihak legislatif, maka Pemko Banjarbaru telah memenuhi syarat untuk mendapatkan pinjaman dana pembangunan pasar baru dari PT SMI senilai Rp104 miliar.

Sementara itu, dalam rapat paripurna yang dilaksanakan secara tertutup tersebut sejumlah wartawan tidak mengetahui persoalan dan argumen yang disampaikan para peserta rapat.

Sebab, saat awak media menunggu di luar. Tiba-tiba tiga peserta rapat keluar dari ruangan rapat. Yakni, Wakil Ketua Komisi III Emi Lasari, Sekretaris Komisi III Nurkhalis Anshari dan anggota Komisi III Muhammad Ikhsan. Mereka mengaku walkout, karena kalah suara.

“Tidak mengapa kalah suara dalam sebuah pengambilan keputusan secara demokrasi. Tetapi, Saya tetap komitmen membela para pedagang Pasar Bauntung yang menolak relokasi,” kata Emi, sambil berjalan keluar dari Gedung DPRD Banjarbaru.

Seusai rapat, Ketua DPRD Kota Banjarbaru AR Iwansyah mengungkapkan, setelah mereka menyetujui pembiayaan relokasi Pasar Bauntung. Bukan berarti pasar dan para pedagang dapat langsung dipindahkan.
“Persetujuan ini tidak serta merta merelokasi pedagang, tapi masih ada beberapa persyaratan yang harus dilakukan,” ungkapnya.

Menurutnya, sebelum merelokasi pasar Pemko Banjarbaru harus melaksanakan sosialisasi terlebih dahulu. “Selain itu pendekatan terhadap para pedagang yang menolak relokasi harus dilakukan. Supaya, mereka paham kenapa pasar harus dipindah,” ujarnya.

Relokasi pasar sendiri hingga kini ditolak oleh sejumlah pedagang. Dengan cara mengumpulkan tandatangan 500 pedagang yang menolak dipindahkan ke pasar baru yang rencananya dibangun di Jalan RO Ulin, Loktabat. (noe)