BerandaBanjarbaruDicky Eka Putra Serap Aspirasi Warga Landasan Ulin, Infrastruktur dan Fasum Jadi...

Dicky Eka Putra Serap Aspirasi Warga Landasan Ulin, Infrastruktur dan Fasum Jadi Prioritas

headline9.com, BANJARBARU – Anggota Komisi III DPRD Banjarbaru, Dicky Eka Putra, kembali menyerap berbagai aspirasi masyarakat dalam kegiatan reses yang digelar di Kelurahan Landasan Ulin Tengah.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah usulan warga mencuat, mulai dari kebutuhan perbaikan infrastruktur hingga peningkatan fasilitas umum (fasum) di lingkungan permukiman.

Dicky mengungkapkan, salah satu aspirasi utama warga adalah pembangunan jembatan masuk ke kawasan komplek yang dinilai penting untuk mendukung aksesibilitas masyarakat.

Selain itu, warga juga mengusulkan perbaikan fasilitas umum, termasuk peninggian tanah serta pembangunan panggung di area fasum agar dapat dimanfaatkan untuk kegiatan masyarakat.

“Yang pertama terkait jembatan masuk ke komplek. Kemudian masalah fasum, warga meminta tanahnya ditinggikan dan dibuatkan panggung supaya bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sejumlah aspirasi yang bersifat mendesak dan memungkinkan untuk direalisasikan secara cepat telah ditindaklanjuti.

BACA JUGA :  Aditya-Wartono Rakor dan Dengarkan Keluh Kesah Camat dan Lurah

Salah satunya melalui pemberian bantuan alat pemotong rumput dan alat penyemprot rumput untuk perawatan area pemakaman (alkah) di RT 1 Kelurahan Landasan Ulin Barat.

“Kalau permintaan yang sifatnya langsung dari warga dan bisa direalisasikan, sudah kita bantu. Misalnya alat pemotong rumput dan penyemprot untuk perawatan alkah,” jelasnya.

Sementara itu, untuk usulan yang berkaitan dengan program pemerintah daerah, Dicky menyebut akan ditindaklanjuti melalui mekanisme pengajuan proposal kepada Pemerintah Kota Banjarbaru, khususnya melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim).

“Kalau usulan yang berkaitan dengan Pemko, kita minta warga membuat proposal dulu. Nanti kita ajukan ke pemerintah kota melalui dinas terkait,” katanya.

Selain itu, warga juga menyampaikan keluhan terkait kondisi jalan lingkungan yang masih rusak di sejumlah titik. Dicky menilai, permasalahan tersebut terjadi karena sebagian jalan belum mendapatkan perbaikan lanjutan dari pihak pengembang.

BACA JUGA :  Banjarbaru Serahkan Proposal DAK 2025, Targetkan Pembangunan Merata

Ia menekankan bahwa penanganan jalan perlu mempertimbangkan kondisi wilayah yang rawan banjir. Oleh karena itu, penggunaan paving atau pengerasan jalan dinilai lebih efektif dibandingkan pengaspalan.

“Kalau diaspal mungkin kurang efektif karena daerah ini rawan banjir. Mungkin lebih cocok menggunakan paving agar lebih tahan,” ungkapnya.

Dicky menegaskan, seluruh aspirasi masyarakat yang dihimpun dalam kegiatan reses akan menjadi bahan perjuangan di DPRD untuk ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

“Reses ini menjadi momen penting bagi kami untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan tentu akan kami perjuangkan agar bisa direalisasikan,” pungkasnya.

- Advertisment -
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular